:

Dengan Misi Literasi, Aliya Zahra Runner Up 1 Duta Wicara Jawa Timur 2025

top-news
https://maduranetwork.id/public/uploads/images/photogallery/maanphotogallery29072024_011116_1_20240727_175229_0000.png

SUMENEP I MaduraNetwork.id - Aliya Zahra, mahasiswi Universitas Annuqayah berusia 21 tahun asal Kecamatan Ganding, kembali mengukir kebanggaan bagi daerahnya. Dalam ajang Duta Wicara Jawa Timur 2025 yang digelar oleh HAMD Public Speaking bekerja sama dengan Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata Kota Malang, ia berhasil meraih gelar Runner Up 1. Kompetisi tersebut berlangsung di Malang Creative Center pada Ahad (23/11/2025).

 

Ketertarikan Aliya terhadap dunia public speaking telah tumbuh sejak kecil. Berbagai pengalaman sebagai pembicara, MC, host, hingga pengisi suara menjadi modal penting yang menuntunnya mencapai panggung prestisius tersebut. Keikutsertaannya dalam lomba ini berangkat dari tekad kuat untuk mengharumkan nama Sumenep sekaligus memberikan kontribusi nyata bagi daerah asalnya.

 

Dalam wawancara bersama Media Center Dinas Komunikasi dan Informatika Sumenep, Aliya mengungkapkan bahwa perjalanan menuju babak final dipenuhi tantangan, namun penuh pembelajaran berharga. “Saya ikut ajang ini untuk menunjukkan bahwa anak muda Sumenep mampu bersaing di tingkat provinsi. Saya ingin membuktikan bahwa potensi kita bisa bersinar,” tutur Aliya.

 

Selain prestasi gemilang tersebut, Aliya membawa sebuah misi penting yang terus ia dorong: “Jawa Timur Progresif, Berantas Buta Aksara dengan Wicara.” Baginya, kemampuan berbicara di depan publik bukan sekadar keahlian teknis, melainkan pintu untuk memperkuat budaya literasi, membangun kepercayaan diri, dan menumbuhkan kebiasaan membaca.

 

“Kalau kita berani berbicara, kita terdorong untuk membaca, memahami, dan menyampaikan sesuatu secara tepat,” tambahnya.

 

Tak hanya itu, Aliya memanfaatkan kesempatan ini untuk memperkenalkan potensi Sumenep—daerah yang kaya pesona alam, sumber daya, serta keindahan kepulauan. Ia berharap semakin banyak orang mengenal kekayaan dan tantangan khas wilayah paling timur Pulau Madura tersebut.

 

“Sumenep itu istimewa. Saya ingin semakin banyak yang tahu potensi kami, termasuk karakter daerah kepulauan yang unik,” ujarnya. (yud)

https://maduranetwork.id/public/uploads/images/photogallery/maanphotogallery29072024_011116_1_20240727_175229_0000.png

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *