Tekankan Birokrasi Cepat dan Berorientasi Hasil, Bupati Pamekasan Rotasi 85 Pejabat
- Mohammad -
- 02 Aug, 2026
-PAMEKASAN I MaduraNetwork.id - Pemerintah Kabupaten Pamekasan melakukan penyegaran organisasi dengan melantik 85 pejabat yang terdiri atas pejabat pimpinan tinggi pratama, administrator, dan pengawas. Rotasi dan promosi jabatan tersebut diharapkan memperkuat kinerja birokrasi agar lebih adaptif dalam menjawab kebutuhan masyarakat.
Bupati Pamekasan KH Kholilurrahman mengatakan,
mutasi dan promosi merupakan bagian dari upaya membangun tata kelola
pemerintahan yang lebih efektif. Menurut dia, birokrasi tidak lagi cukup
berjalan dengan pola kerja rutin, melainkan harus mampu menghasilkan pelayanan
publik yang lebih cepat dan berkualitas.
"Kita tidak bisa lagi mempertahankan pola
birokrasi yang rutinitas. Kita butuh birokrasi yang bergerak cepat,
berorientasi hasil, mampu berkolaborasi, dan menghadirkan solusi nyata,"
ujar Kholilurrahman saat pelantikan pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten
Pamekasan.
Ia menegaskan, seluruh penempatan pejabat dilakukan
berdasarkan kompetensi, rekam jejak prestasi, dan integritas aparatur. Proses
tersebut, kata dia, tidak didasarkan pada pertimbangan kedekatan pribadi maupun
kepentingan tertentu.
Menurut Kholilurrahman, kebijakan itu merupakan
implementasi manajemen talenta dalam pengelolaan aparatur sipil negara. Melalui
pendekatan tersebut, setiap pegawai memperoleh kesempatan berkembang sesuai
kemampuan dan kinerjanya.
"Inilah esensi manajemen talenta. Memastikan
setiap aparatur berkembang berdasarkan kapasitas dan kinerja, sehingga
birokrasi diisi orang yang tepat pada jabatan yang tepat," katanya.
Bupati juga meminta seluruh pejabat yang baru
dilantik segera beradaptasi dengan lingkungan kerja masing-masing. Mereka
diharapkan mampu menjadi teladan dalam membangun budaya kerja yang profesional
sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Ia menekankan pentingnya kedisiplinan, kejujuran,
dan responsivitas dalam menjalankan tugas pemerintahan. Para pejabat juga
diminta tidak hanya menunggu laporan dari balik meja, tetapi aktif turun ke
lapangan untuk mengetahui persoalan yang dihadapi masyarakat.
"Hadirkan budaya kerja disiplin, jujur,
responsif. Jangan menunggu masalah datang ke meja, tapi datanglah ke lapangan.
Dengarkan masyarakat dan hadirkan solusi cepat serta tepat," ujarnya.
Penyegaran organisasi melalui rotasi dan promosi
jabatan merupakan mekanisme yang lazim dilakukan pemerintah daerah untuk
menjaga dinamika birokrasi. Selain mendorong peningkatan kinerja aparatur,
langkah tersebut juga menjadi bagian dari penguatan reformasi birokrasi yang
menempatkan kompetensi dan merit sebagai dasar pengisian jabatan.
Leave a Reply
Your email address will not be published. Required fields are marked *

