:

Bupati Bangkalan Telusuri Sungai Kramat, Potensi “Amazon-nya Bangkalan” Mulai Dilirik sebagai Destinasi Wisata

top-news
https://maduranetwork.id/public/uploads/images/photogallery/maanphotogallery29072024_011116_1_20240727_175229_0000.png

BANGKALAN I MaduraNetwork.id - Keindahan alam Sungai Kramat yang berada di Desa Kramat, Kecamatan Bangkalan kembali menjadi sorotan. Pada Jumat sore (13/3/2026), Bupati Bangkalan, Lukman Hakim, menyusuri aliran sungai tersebut untuk meninjau langsung potensi wisata yang dimiliki kawasan tersebut.

 

Panorama alam yang masih terjaga membuat Sungai Kramat terlihat begitu memikat. Aliran sungai yang membelah rimbunnya pepohonan di kedua sisi bantaran menciptakan suasana alami yang menenangkan.

 

Keindahan tersebut membuat masyarakat kerap menyebut Sungai Kramat memiliki kemiripan dengan Amazon River. Julukan “Amazon-nya Bangkalan” muncul karena kondisi alamnya yang masih hijau dengan vegetasi lebat yang tumbuh di sepanjang aliran sungai.

 

Dalam peninjauan tersebut, Bupati bersama sejumlah pihak terkait menyusuri sungai menggunakan perahu. Kegiatan itu dilakukan untuk melihat secara langsung kondisi kawasan sekaligus menilai potensi pengembangan wisata yang ada.

 

Kunjungan ini juga menjadi bagian dari langkah Pemerintah Kabupaten Bangkalan dalam menggali potensi wisata alam yang dimiliki daerah. Pemerintah daerah berupaya mengidentifikasi berbagai lokasi yang berpeluang dikembangkan sebagai destinasi wisata.

 

Menurut Lukman Hakim, Sungai Kramat menyimpan daya tarik yang sangat besar apabila dikelola dengan baik. Ia menilai keindahan alam serta suasana alami yang dimiliki sungai tersebut menjadi nilai tambah bagi sektor pariwisata daerah.

 

“Potensi Sungai Kramat ini sangat luar biasa. Alamnya masih terjaga, airnya tenang, dan pemandangannya sangat indah. Tidak heran jika banyak yang menyebutnya seperti Amazon-nya Bangkalan,” ungkapnya.

 

Ia menilai kondisi tersebut merupakan peluang yang sangat baik untuk mengembangkan wisata berbasis alam di Bangkalan. Dengan pengelolaan yang tepat, kawasan tersebut diyakini mampu menarik minat wisatawan.

 

Meski demikian, ia menegaskan bahwa proses pengembangan kawasan wisata harus dilakukan secara terencana dan berkelanjutan. Pelestarian lingkungan menjadi hal utama yang harus tetap dijaga.

 

Selain itu, keterlibatan masyarakat sekitar juga dinilai penting dalam pengembangan kawasan wisata tersebut. Partisipasi warga diharapkan dapat memperkuat pengelolaan wisata sekaligus meningkatkan manfaat ekonomi bagi masyarakat.

 

“Kami ingin potensi ini dikelola secara baik. Tidak hanya menjadi tempat wisata yang menarik, tetapi juga mampu memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat sekitar,” jelasnya.

 

Ia juga menekankan bahwa kelestarian alam harus tetap menjadi prioritas utama. Keindahan alami Sungai Kramat yang saat ini masih terjaga perlu dipertahankan agar tetap menjadi daya tarik utama kawasan tersebut.

 

Lebih lanjut, Pemerintah Kabupaten Bangkalan akan terus melakukan pemetaan terhadap berbagai potensi wisata yang ada di daerah. Langkah tersebut merupakan bagian dari strategi pengembangan sektor pariwisata daerah.

 

Dengan pengelolaan yang matang dan berkelanjutan, Sungai Kramat diharapkan dapat berkembang menjadi salah satu ikon wisata alam di Bangkalan yang mampu menarik wisatawan untuk berkunjung. (rd)

https://maduranetwork.id/public/uploads/images/photogallery/maanphotogallery29072024_011116_1_20240727_175229_0000.png

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *