:

Menghadapi Lebaran, Bupati Fauzi Tekankan Keamanan dan Pelayanan Publik

top-news
https://maduranetwork.id/public/uploads/images/photogallery/maanphotogallery29072024_011116_1_20240727_175229_0000.png

SUMENEP I MaduraNetwork.id - Pemerintah Kabupaten Sumenep menegaskan kesiapannya dalam memastikan kelancaran arus mudik hingga pelaksanaan salat Idulfitri tahun ini. Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, menyampaikan bahwa berbagai langkah koordinasi lintas sektor telah dilakukan untuk menjamin masyarakat dapat merayakan hari raya dengan aman dan nyaman.

 

Menurut Fauzi, pemerintah daerah telah memperkuat koordinasi dengan aparat keamanan serta sejumlah instansi terkait guna mengantisipasi berbagai kemungkinan selama periode mudik Lebaran. Upaya ini dilakukan agar mobilitas masyarakat dapat berlangsung tertib dan lancar.

 

Ia menuturkan, perhatian khusus diberikan kepada masyarakat yang tinggal di wilayah kepulauan. Hal itu karena sebagian besar warga di daerah tersebut bergantung pada transportasi laut ketika melakukan perjalanan mudik.

 

Oleh sebab itu, pemerintah daerah bersama pihak terkait terus meningkatkan koordinasi dalam mengatur arus penumpang, terutama pada jalur transportasi laut yang menjadi akses utama bagi masyarakat kepulauan.

 

“Kehadiran pemerintah di tengah masyarakat pada momentum mudik sangat penting agar warga bisa merayakan hari raya dengan rasa aman dan nyaman,” ujar Fauzi, Sabtu (14/3/2026).

 

Selain memastikan kelancaran perjalanan mudik, pemerintah daerah juga menjamin pelayanan publik tetap berjalan selama masa libur Lebaran. Meskipun sebagian aparatur sipil negara menjalani cuti bersama, layanan dasar bagi masyarakat tetap disiagakan.

 

Beberapa sektor pelayanan yang tetap beroperasi antara lain layanan kesehatan serta transportasi. Hal ini dilakukan untuk memastikan kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi selama libur Idulfitri.

 

“Pemerintah daerah ingin memastikan masyarakat bisa merayakan Idulfitri dengan tenang. Pelayanan dasar tetap berjalan sehingga warga tidak mengalami kesulitan,” jelasnya.

 

Fauzi juga mengingatkan masyarakat agar selalu memperhatikan faktor keselamatan selama melakukan perjalanan mudik. Ia mengimbau warga mempersiapkan perjalanan secara matang sebelum berangkat.

 

Persiapan tersebut meliputi menjaga kondisi fisik, memastikan kendaraan dalam keadaan layak jalan, serta mematuhi peraturan lalu lintas selama perjalanan.

 

“Rayakan Lebaran dengan penuh kebahagiaan, tetapi tetap tertib. Keselamatan harus menjadi prioritas utama,” tegasnya.

 

Selain itu, ia turut menyoroti potensi gangguan ketertiban yang kerap terjadi saat malam takbiran. Masyarakat diminta tidak melakukan konvoi kendaraan secara berlebihan yang berpotensi membahayakan pengguna jalan lainnya.

 

Menurutnya, perayaan malam takbiran sebaiknya dilakukan dengan cara yang lebih tertib dan tetap menjaga kenyamanan masyarakat.

 

Lebih jauh, Fauzi mengajak masyarakat menjadikan momentum Idulfitri sebagai kesempatan untuk mempererat hubungan sosial di tengah kehidupan bermasyarakat.

 

Ia menilai hari raya bukan sekadar perayaan tahunan, tetapi juga momen penting untuk saling memaafkan dan memperkuat silaturahmi.

 

“Lebaran bukan sekadar perayaan, tetapi juga kesempatan untuk saling memaafkan, memperkuat silaturahmi, dan menumbuhkan rasa kepedulian sosial,” ungkapnya.

 

Bupati juga mendorong masyarakat yang memiliki kemampuan finansial lebih untuk berbagi dengan warga yang membutuhkan sebagai wujud solidaritas sosial.

 

”Semoga kita semua kembali dalam keadaan fitri dan hubungan silaturahmi di tengah masyarakat semakin erat,” pungkasnya. (rba)

 

https://maduranetwork.id/public/uploads/images/photogallery/maanphotogallery29072024_011116_1_20240727_175229_0000.png

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *