Wabup Sumenep Serukan Persatuan untuk Membangun Generasi Muda Berkualitas
- Yudie -
- 21 May, 2026
SUMENEP I
MaduraNetwork.id – Wakil Bupati Imam Hasyim
mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersatu dalam membangun generasi muda
yang unggul, berkarakter, dan memiliki semangat kebangsaan yang kuat demi masa
depan bangsa dan daerah.
Ajakan tersebut disampaikan saat
Upacara Peringatan Hari Pendidikan Nasional dan Hari Kebangkitan Nasional
ke-118 yang digelar di Kantor Bupati Sumenep.
Menurut Wabup, tema Hari
Kebangkitan Nasional tahun ini, “Jaga Tunas Bangsa Demi Kedaulatan Negara”,
memiliki makna penting tentang tanggung jawab bersama dalam menjaga dan membina
generasi penerus bangsa.
“Tema Harkitnas ini mencerminkan
semangat seluruh elemen bangsa dalam menjaga dan melindungi generasi muda
sebagai penerus perjuangan bangsa, melalui pendidikan berkualitas dan penguatan
karakter,” kata Imam Hasyim di sela-sela kegiatan upacara.
Ia menegaskan bahwa generasi muda
merupakan harapan masa depan bangsa. Karena itu, masyarakat memiliki tanggung
jawab bersama untuk memastikan anak-anak tumbuh sehat, cerdas, berkarakter,
serta memiliki semangat nasionalisme yang kuat.
“Momentum Hari Kebangkitan
Nasional harus menjadi pengingat bahwa masa depan bangsa berada di tangan
generasi muda. Karena itu, menjadi tanggung jawab bersama untuk menjaga,
membina, dan memberikan kesempatan terbaik agar mereka tumbuh menjadi generasi
unggul,” ujarnya.
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa
pemerintah terus mendorong semangat kemandirian melalui berbagai program
strategis nasional yang menyentuh kebutuhan dasar masyarakat. Salah satunya
melalui pemerataan akses pendidikan dengan pembangunan sekolah rakyat dan
sekolah garuda di wilayah afirmasi.
Selain itu, pemerintah juga
melakukan peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui perbaikan mutu guru
dan penyediaan berbagai program beasiswa guna mengurangi ketimpangan kualitas
pendidikan di masyarakat.
Di bidang kesejahteraan
masyarakat, pemerintah juga mendorong pembentukan Koperasi Desa/Kelurahan Merah
Putih (KDKMP) sebagai upaya memperkuat ekonomi desa. Program tersebut
diharapkan mampu memberikan akses yang lebih mudah bagi masyarakat terhadap
pupuk, permodalan, distribusi hasil panen, kebutuhan sembako, obat-obatan
terjangkau, hingga layanan ekonomi dasar lainnya.
Menurutnya, desa yang memiliki kekuatan ekonomi akan mampu menopang pembangunan daerah dan mengurangi ketergantungan terhadap pihak luar. “Momentum Hari Kebangkitan Nasional ini menjadi pengingat untuk terus bersatu, menjaga semangat gotong royong, dan bersama-sama membangun daerah,” jelasnya.
Pada kesempatan tersebut,
Pemerintah Kabupaten Sumenep juga memperingati Hari Pendidikan Nasional 2026
sebagai momentum refleksi untuk memperkuat semangat pendidikan nasional.
Di akhir sambutannya, wakil bupati
menegaskan bahwa hakikat pendidikan adalah proses menemukan dan mengembangkan
potensi manusia sebagai makhluk Tuhan yang mulia.
“Hakikat pendidikan adalah proses
menemukan dan menumbuhkembangkan fitrah serta potensi manusia. Inti dari proses
pendidikan adalah memuliakan manusia,” pungkas Imam Hasyim. (yud)
Leave a Reply
Your email address will not be published. Required fields are marked *


