:

Wabup Sumenep Serukan Persatuan untuk Membangun Generasi Muda Berkualitas

top-news
https://maduranetwork.id/public/uploads/images/photogallery/maanphotogallery29072024_011116_1_20240727_175229_0000.png

SUMENEP I MaduraNetwork.id – Wakil Bupati Imam Hasyim mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersatu dalam membangun generasi muda yang unggul, berkarakter, dan memiliki semangat kebangsaan yang kuat demi masa depan bangsa dan daerah.

 

Ajakan tersebut disampaikan saat Upacara Peringatan Hari Pendidikan Nasional dan Hari Kebangkitan Nasional ke-118 yang digelar di Kantor Bupati Sumenep.

 

Menurut Wabup, tema Hari Kebangkitan Nasional tahun ini, “Jaga Tunas Bangsa Demi Kedaulatan Negara”, memiliki makna penting tentang tanggung jawab bersama dalam menjaga dan membina generasi penerus bangsa.

 

“Tema Harkitnas ini mencerminkan semangat seluruh elemen bangsa dalam menjaga dan melindungi generasi muda sebagai penerus perjuangan bangsa, melalui pendidikan berkualitas dan penguatan karakter,” kata Imam Hasyim di sela-sela kegiatan upacara.

 

Ia menegaskan bahwa generasi muda merupakan harapan masa depan bangsa. Karena itu, masyarakat memiliki tanggung jawab bersama untuk memastikan anak-anak tumbuh sehat, cerdas, berkarakter, serta memiliki semangat nasionalisme yang kuat.

 

“Momentum Hari Kebangkitan Nasional harus menjadi pengingat bahwa masa depan bangsa berada di tangan generasi muda. Karena itu, menjadi tanggung jawab bersama untuk menjaga, membina, dan memberikan kesempatan terbaik agar mereka tumbuh menjadi generasi unggul,” ujarnya.

 

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa pemerintah terus mendorong semangat kemandirian melalui berbagai program strategis nasional yang menyentuh kebutuhan dasar masyarakat. Salah satunya melalui pemerataan akses pendidikan dengan pembangunan sekolah rakyat dan sekolah garuda di wilayah afirmasi.

 

Selain itu, pemerintah juga melakukan peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui perbaikan mutu guru dan penyediaan berbagai program beasiswa guna mengurangi ketimpangan kualitas pendidikan di masyarakat.

 

Di bidang kesejahteraan masyarakat, pemerintah juga mendorong pembentukan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) sebagai upaya memperkuat ekonomi desa. Program tersebut diharapkan mampu memberikan akses yang lebih mudah bagi masyarakat terhadap pupuk, permodalan, distribusi hasil panen, kebutuhan sembako, obat-obatan terjangkau, hingga layanan ekonomi dasar lainnya.

 

Menurutnya, desa yang memiliki kekuatan ekonomi akan mampu menopang pembangunan daerah dan mengurangi ketergantungan terhadap pihak luar. “Momentum Hari Kebangkitan Nasional ini menjadi pengingat untuk terus bersatu, menjaga semangat gotong royong, dan bersama-sama membangun daerah,” jelasnya.

 

Pada kesempatan tersebut, Pemerintah Kabupaten Sumenep juga memperingati Hari Pendidikan Nasional 2026 sebagai momentum refleksi untuk memperkuat semangat pendidikan nasional.

 

Di akhir sambutannya, wakil bupati menegaskan bahwa hakikat pendidikan adalah proses menemukan dan mengembangkan potensi manusia sebagai makhluk Tuhan yang mulia.

 

“Hakikat pendidikan adalah proses menemukan dan menumbuhkembangkan fitrah serta potensi manusia. Inti dari proses pendidikan adalah memuliakan manusia,” pungkas Imam Hasyim. (yud)

https://maduranetwork.id/public/uploads/images/photogallery/maanphotogallery29072024_011116_1_20240727_175229_0000.png

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *