Pamekasan Kembali Raih Opini WTP, Bukti Konsistensi Tata Kelola Keuangan Daerah
- Mohammad -
- 01 Jun, 2026
PAMEKASAN I MaduraNetwork.id – Pemerintah Kabupaten
Pamekasan kembali mempertahankan prestasi dalam pengelolaan keuangan daerah
dengan meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa
Keuangan (BPK) RI atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun Anggaran
2025.
Penghargaan tersebut diterima
langsung oleh Bupati Pamekasan, Dr. KH. Kholilurrahman, bersama Ketua DPRD
Pamekasan, Ali Maskur, di Kantor Perwakilan BPK RI Provinsi Jawa Timur di
Sidoarjo, Jumat (29/5/2026).
Bupati Kholilurrahman menyampaikan
apresiasi kepada BPK RI yang telah melaksanakan proses pemeriksaan secara
profesional dan menyeluruh. Menurutnya, hasil audit yang kembali menempatkan
Pamekasan pada opini WTP menjadi capaian yang patut disyukuri.
“Terima kasih kepada BPK yang
telah melakukan pemeriksaan secara cermat. Alhamdulillah, Kabupaten Pamekasan
kembali memperoleh opini WTP,” ujar Kholilurrahman saat menghadiri Festival
Berkah Bersama Royco di kawasan Monumen Arek Lancor, Sabtu (30/5/2026).
Mantan anggota DPR RI tersebut
menjelaskan, opini WTP menjadi indikator bahwa pengelolaan administrasi
pemerintahan dan keuangan daerah telah berjalan sesuai dengan ketentuan yang
berlaku. Meski demikian, sejumlah catatan dan rekomendasi dari BPK akan tetap
menjadi perhatian pemerintah daerah untuk penyempurnaan tata kelola di masa
mendatang.
Menurutnya, mempertahankan
kualitas pengelolaan anggaran daerah bukanlah pekerjaan mudah. Dengan besarnya
anggaran yang dikelola pemerintah, diperlukan komitmen dan kehati-hatian agar
seluruh proses tetap berjalan sesuai aturan dan prinsip akuntabilitas.
“Ke depan yang menjadi tugas
bersama adalah terus meningkatkan kualitas pengelolaan keuangan, karena memastikan
seluruh proses berjalan sesuai ketentuan secara maksimal tentu memiliki
tantangan tersendiri,” katanya.
Kholilurrahman juga menilai
keberhasilan mempertahankan opini WTP tidak terlepas dari sinergi yang terjalin
baik antara eksekutif dan legislatif. Kolaborasi kedua unsur pemerintahan
tersebut menjadi modal penting dalam meningkatkan kinerja penyelenggaraan
pemerintahan demi kepentingan masyarakat.
“Ini merupakan hasil kerja bersama
antara pemerintah daerah dan DPRD. Dengan kebersamaan serta kekompakan, hasil
yang dicapai dapat memberikan manfaat dan kebanggaan bagi masyarakat,”
ungkapnya.
Sementara itu, Ketua DPRD
Pamekasan Ali Maskur mengaku bersyukur atas keberhasilan daerahnya
mempertahankan opini WTP untuk ke-12 kalinya secara berturut-turut. Capaian
tersebut menunjukkan kesungguhan pemerintah daerah dalam menjalankan tata
kelola pemerintahan yang baik dan bertanggung jawab.
Ali Maskur menjelaskan,
kehadirannya mendampingi bupati dalam penerimaan penghargaan merupakan bagian
dari ketentuan dalam proses penyerahan opini WTP oleh BPK RI.
“Saya mendampingi Pak Bupati
karena penerimaan opini WTP memang melibatkan kepala daerah dan ketua DPRD.
Tentu kami bersyukur karena penghargaan ini kembali berhasil dipertahankan,”
ujarnya.
Raihan opini WTP tahun 2025
menjadi catatan istimewa bagi Kabupaten Pamekasan. Selain merupakan opini WTP
ke-12 secara beruntun, penghargaan tersebut juga menjadi kali kedua diterima
Bupati Kholilurrahman sejak memimpin daerah itu. Sebelumnya, Pemkab Pamekasan
telah berhasil meraih opini WTP secara berturut-turut sejak tahun 2014 hingga
2024.
Keberhasilan tersebut semakin
mempertegas komitmen Pemerintah Kabupaten Pamekasan dalam menjaga transparansi,
akuntabilitas, dan tata kelola keuangan daerah yang baik sebagai fondasi pembangunan
yang berorientasi pada kesejahteraan masyarakat. (rba)
Leave a Reply
Your email address will not be published. Required fields are marked *


