:

Pemkab Sumenep dan Baznas Salurkan Bantuan Rp30 Juta untuk Korban Kebakaran di Giligenting

top-news
https://maduranetwork.id/public/uploads/images/photogallery/maanphotogallery29072024_011116_1_20240727_175229_0000.png

SUMENEP I MaduraNetwork.id – Pemerintah Kabupaten Sumenep menunjukkan respons cepat terhadap musibah kebakaran yang menimpa warga Dusun Kalompang, Desa Jate, Kecamatan Giligenting.

 

Melalui Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos P3A) bersama Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Sumenep, bantuan langsung disalurkan kepada korban sebagai bentuk kepedulian dan dukungan pemulihan pascabencana.

 

Bantuan yang diberikan berupa uang tunai senilai Rp30 juta serta paket kebutuhan pokok. Penyerahan dilakukan langsung oleh Wakil Bupati Sumenep, KH. Imam Hasyim, didampingi Kepala Dinsos P3A R. Abd. Rahman Riadi dan Ketua Baznas Sumenep Ahmad Rahman, kepada korban bernama Abdur Rahman di Kantor Wakil Bupati, Senin (15/6/2026).

 

Dalam kesempatan tersebut, KH. Imam Hasyim menegaskan bahwa pemerintah daerah memiliki tanggung jawab untuk hadir dan memberikan perhatian kepada masyarakat yang sedang menghadapi musibah. Menurutnya, bantuan yang diberikan merupakan wujud nyata kepedulian sekaligus komitmen pemerintah dalam melindungi dan membantu warga yang terdampak bencana.

 

“Pemerintah Kabupaten Sumenep berkomitmen hadir di tengah masyarakat yang tertimpa musibah. Bantuan ini adalah wujud kepedulian sekaligus tanggung jawab sosial pemerintah kepada warganya,” ujar Wakil Bupati.

 

Ia juga mengapresiasi sinergi berbagai pihak yang terlibat dalam penanganan pascabencana, khususnya instansi pemerintah dan Baznas yang bergerak cepat dalam proses penyaluran bantuan.

 

Menurut wakil bupati, kecepatan respons sangat penting agar korban dapat segera memenuhi kebutuhan dasar dan memulai proses pemulihan.

 

Sementara itu, Kepala Dinsos P3A Kabupaten Sumenep, R. Abd. Rahman Riadi, menjelaskan bahwa bantuan dapat segera disalurkan berkat kolaborasi yang terjalin baik antara pemerintah daerah dan Baznas Sumenep. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan kebutuhan mendesak korban dapat terpenuhi tanpa harus menunggu waktu yang lama.

 

“Kami bergerak cepat bersama Baznas Sumenep untuk memastikan bantuan bisa segera diterima oleh korban kebakaran di Kecamatan Giligenting,” katanya.

 

Rahman Riadi menambahkan bahwa bantuan yang diberikan tidak hanya ditujukan untuk memenuhi kebutuhan sesaat, tetapi juga menjadi bagian dari upaya pemulihan awal bagi warga yang terdampak musibah. Pemerintah berharap bantuan tersebut dapat meringankan beban korban dalam menjalani hari-hari pertama setelah bencana.

 

Lebih lanjut, pihaknya memastikan pendampingan sosial akan terus dilakukan hingga kondisi korban berangsur pulih. Pendampingan tersebut mencakup aspek sosial maupun ekonomi agar warga terdampak dapat kembali menjalani kehidupan secara normal.

 

“Kami akan terus melakukan pendampingan sosial agar korban dapat kembali bangkit secara bertahap. Tidak hanya penyaluran bantuan saja, tetapi juga melakukan pendampingan lanjutan hingga kondisi sosial dan ekonomi warga kembali stabil,” tegasnya. (rba)

https://maduranetwork.id/public/uploads/images/photogallery/maanphotogallery29072024_011116_1_20240727_175229_0000.png

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *