:

Bupati Fauzi Rotasi Pejabat Pratama untuk Perkuat Kinerja Birokrasi dan Percepat Pembangunan Daerah

top-news
https://maduranetwork.id/public/uploads/images/photogallery/maanphotogallery29072024_011116_1_20240727_175229_0000.png

SUMENEP I MaduraNetwork.id  – Pemerintah Kabupaten Sumenep kembali melakukan penyegaran birokrasi melalui pergeseran sejumlah Pejabat Pimpinan Tinggi (PPT) Pratama sebagai langkah strategis untuk memperkuat tata kelola pemerintahan dan meningkatkan efektivitas pelaksanaan program pembangunan daerah.

 

Pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan berlangsung di Paseban Agung Sultan Abdurrahman, Selasa (23/6/2026), dipimpin langsung oleh Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo.

 

Dalam kesempatan tersebut, Bupati menegaskan bahwa pergeseran jabatan yang dilakukan bukan sekadar rotasi personel di lingkungan pemerintahan. Kebijakan tersebut merupakan bagian dari upaya memperkuat kapasitas birokrasi, mendorong lahirnya inovasi, serta memastikan setiap perangkat daerah mampu menjalankan tugas dan fungsi secara optimal.

 

Menurutnya, penyegaran organisasi diperlukan agar roda pemerintahan dapat berjalan lebih dinamis, responsif, dan mampu menjawab berbagai tantangan pembangunan yang terus berkembang dari waktu ke waktu.

 

Bupati menjelaskan, seluruh pejabat yang mendapat amanah baru telah melalui berbagai tahapan pertimbangan, mulai dari kompetensi, rekam jejak, integritas, hingga kebutuhan organisasi. Dengan dasar tersebut, para pejabat diharapkan dapat menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab dan dedikasi.

 

Ia menambahkan, penempatan pejabat pada posisi tertentu dilakukan berdasarkan kesesuaian kompetensi dengan kebutuhan strategis organisasi. Langkah itu bertujuan agar target pembangunan daerah dapat dicapai secara lebih efektif dan maksimal.

 

Selain sebagai bagian dari penguatan organisasi, mutasi dan pergeseran jabatan juga menjadi sarana untuk memperluas pengalaman para pejabat dalam mengelola berbagai bidang pemerintahan. Pengalaman yang beragam dinilai mampu melahirkan terobosan dan solusi inovatif dalam mendukung program prioritas daerah.

 

Bupati juga mengingatkan bahwa tantangan pemerintahan ke depan semakin kompleks. Perubahan regulasi, perkembangan teknologi informasi, serta meningkatnya tuntutan masyarakat terhadap kualitas pelayanan publik menuntut seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) bekerja secara profesional, transparan, dan akuntabel.

 

Karena itu, pemerintah daerah harus meninggalkan pola kerja konvensional dan mulai membangun birokrasi yang adaptif, inovatif, cepat dalam mengambil keputusan, serta berorientasi pada hasil yang nyata bagi masyarakat.

 

Dalam pelantikan tersebut, sejumlah pejabat menempati posisi baru. Didik Wahyudi dipercaya menjabat sebagai Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD), Wahyu Kurniawan Pribadi sebagai Asisten Administrasi, Ahmad Laili Maulidi sebagai Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, serta Ahmad Zulkarnaen sebagai Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD).

 

Di akhir sambutannya, Bupati Fauzi meminta para pejabat yang baru dilantik untuk memperkuat sinergi lintas sektor dan mengedepankan kolaborasi antarlembaga perangkat daerah.

 

Menurutnya, keberhasilan pembangunan tidak hanya ditentukan oleh satu organisasi perangkat daerah, melainkan oleh kemampuan seluruh unsur pemerintahan untuk bekerja secara terpadu demi mewujudkan pelayanan publik yang semakin berkualitas dan pembangunan yang berkelanjutan di Kabupaten Sumenep. (rba)

https://maduranetwork.id/public/uploads/images/photogallery/maanphotogallery29072024_011116_1_20240727_175229_0000.png

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *