:
Breaking News

Ratusan Jabatan Kepala Sekolah di Bangkalan Terisi

top-news

BANGKALAN I MaduraNetwork.id - Kekosongan ratusan jabatan kepala sekolah di tingkat sekolah dasar dan sekolah menengah pertama di Kabupaten Bangkalan, Jawa Timur, mulai teratasi. Bupati Bangkalan Lukman Hakim mengukuhkan dan melantik para kepala sekolah untuk mengisi jabatan tersebut di Pendopo Agung Bangkalan, Senin (31/8) malam.

 

Pelantikan disaksikan Wakil Bupati Bangkalan Moh. Fauzan Ja’far, Sekretaris Daerah Kabupaten Bangkalan, serta sejumlah pimpinan organisasi perangkat daerah dan pejabat Dinas Pendidikan Bangkalan.

 

Dalam arahannya, Lukman meminta kepala sekolah yang baru dilantik membangun suasana baru di lingkungan pendidikan. Ia menekankan agar seluruh kebijakan sekolah diarahkan pada kepentingan peserta didik, bukan kepentingan pribadi maupun kelompok.

 

”Buatlah situasi baru, segera bangun kebersamaan kita dalam rangka kepentingan anak-anak kita. Saya tidak ingin kursi yang baru ini lagi bermain-main dengan kepentingan,” kata Lukman.

 

Menurut dia, pendidikan merupakan investasi jangka panjang yang menentukan kualitas generasi penerus. Karena itu, jabatan kepala sekolah harus dipandang sebagai amanah, bukan sekadar posisi struktural.

 

Lukman juga meminta kepala sekolah menjaga integritas dan menjalankan tugas sesuai dengan ketentuan. Pemerintah Kabupaten Bangkalan, kata dia, akan memberikan dukungan kepada kepala sekolah yang bekerja secara benar.

 

”Kalau bapak-ibu sudah benar, sudah lurus sesuai aturan, kemudian ada yang mengganggu bapak-ibu, saya yang pertama akan menghadapi. Tetapi kalau tidak lurus, ya tentu harus kita evaluasi,” ujarnya.

 

Ia mengatakan pengelolaan pendidikan masih menghadapi sejumlah tantangan, mulai dari infrastruktur, manajemen sekolah, hingga peningkatan kapasitas tenaga pendidik. Karena itu, pendidikan menjadi salah satu prioritas Pemkab Bangkalan bersama sektor kesehatan.

 

”Dari awal tahun saya sudah menyampaikan bahwa tahun ini saya fokus untuk pendidikan dan kesehatan,” kata Lukman.

 

Lukman mengingatkan kepala sekolah agar tidak mudah terseret kepentingan di luar tujuan pendidikan. Menurut dia, besarnya anggaran dan perhatian pemerintah terhadap sektor pendidikan dapat memunculkan berbagai kepentingan yang berpotensi mengganggu pengelolaan sekolah.

 

Ia meminta kepala sekolah tetap mengingat tujuan utama penyelenggaraan pendidikan, yakni memberikan layanan terbaik bagi peserta didik.



”Kadang-kadang kita lupa terhadap tujuan awal kita di pendidikan. Padahal yang harus kita pikirkan adalah anak-anak kita,” tuturnya.

 

Selain aspek manajerial, Lukman mendorong kepala sekolah dan guru membangun keteladanan serta hubungan emosional yang baik dengan siswa. Menurut dia, pengalaman seorang anak bersama gurunya dapat menjadi bagian dari ingatan yang melekat hingga dewasa.

 

”Rasa sayang dari seorang murid itu sangat luar biasa, akan berlaku terus,” katanya. Ia berharap kepala sekolah dan tenaga pendidik mampu menciptakan lingkungan belajar yang positif sekaligus menjadi teladan bagi siswa.

 

Lukman juga meminta jajaran pendidikan tidak takut menghadapi tekanan selama menjalankan tugas sesuai aturan. Komitmen untuk memperbaiki pendidikan, kata dia, harus dijalankan secara bersama-sama.

 

”Kalau kita menentukan komitmen untuk membangun dan memperbaiki pendidikan kita, saya pikir tidak ada yang perlu ditakutkan. Harus kita berani, harus kita lawan bersama kalau memang itu tidak benar,” ujarnya.

 

Pengukuhan kepala sekolah tersebut diharapkan memperkuat kepemimpinan satuan pendidikan di Bangkalan. Pemerintah daerah berharap kepala sekolah yang baru dapat menjalankan tugas secara profesional, berintegritas, dan berorientasi pada kebutuhan peserta didik.

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *