Prestasi Bermunculan, Sekolah Kian Kondusif setelah Pemasangan CCTV
- Rusli Djunaidi
- 07 Dec, 2025
BANGKALAN I MaduraNetwork.id - Dalam beberapa tahun terakhir, nama SDN Pejagan 1 Bangkalan perlahan namun pasti mulai mencuri perhatian. Sekolah dasar yang merupakan hasil penggabungan dari tiga lembaga ini berhasil menunjukkan kemajuan signifikan, ditandai dengan munculnya berbagai prestasi akademik maupun nonakademik yang mampu bersaing dengan sekolah-sekolah lain di Bangkalan.
Deretan capaian tersebut tidak
hanya terlihat dari bidang akademik, tetapi juga nonakademik. SDN Pejagan 1
tercatat meraih prestasi sebagai sekolah sehat dan bersih, juara bhing ana’
berbusana terbaik, hingga sejumlah penghargaan lainnya. Selain itu, para guru
juga turut mengharumkan nama sekolah dengan meraih juara dalam berbagai lomba
pada peringatan HUT PGRI 2025.
Menyatukan tiga sekolah menjadi
satu lembaga bukanlah perkara mudah. Dibutuhkan kesabaran, strategi, serta
manajemen yang matang untuk membangun kebersamaan dan kekompakan. Namun, kerja
kolektif tersebut kini mulai menunjukkan hasil nyata dengan lahirnya budaya
berprestasi di lingkungan sekolah.
Kepala SDN Pejagan 1 Bangkalan,
Sujoko P., S.Pd., M.Pd., menegaskan bahwa keberhasilan yang diraih tidak lepas
dari dukungan banyak pihak. Mulai dari guru, siswa, wali murid, komite sekolah,
Koordinator Wilayah (Korwil) Pendidikan Kecamatan Bangkalan, hingga Dinas
Pendidikan.
“Semua prestasi ini merupakan
hasil kerja bersama. Tanpa dukungan dan sinergi seluruh elemen, capaian
tersebut tidak mungkin terwujud,” ujar Sujoko.
Ia menambahkan, predikat sekolah
bersih dan sehat tidak cukup hanya diraih, tetapi harus menjadi karakter dan
kebiasaan seluruh warga sekolah. Karena itu, pihaknya menanamkan budaya peduli
lingkungan secara konsisten.
“Salah satu program kami adalah
membiasakan untuk tidak membuang sampah sembarangan. Bahkan, siswa diarahkan
untuk memungut sampah yang berserakan sebagai bentuk tanggung jawab bersama,”
jelas pria yang akrab disapa Pak Joko tersebut.
Tak berhenti di sana, inovasi lain
yang dilakukan manajemen sekolah adalah pemasangan kamera pengawas (CCTV) di
hampir seluruh ruang kelas dan titik-titik strategis sekolah. Sekolah dengan
jumlah siswa mencapai 646 ini memanfaatkan teknologi tersebut sebagai bagian
dari upaya menciptakan lingkungan belajar yang aman dan tertib.
“Hasilnya sangat efektif dan
membantu sekali,” ungkap Pak Joko.
Dengan adanya CCTV, setiap
persoalan yang muncul dapat ditangani secara objektif dan cepat. Rekaman kamera
menjadi rujukan penting dalam mengambil keputusan, termasuk saat terjadi
laporan perundungan di lingkungan sekolah.
“Jika ada laporan bullying, kami
tinggal memutar rekaman CCTV untuk melihat kejadian sebenarnya. Ini sangat
membantu dalam penyelesaian masalah. Intinya, keberadaan CCTV membuat kondisi
sekolah lebih kondusif,” tuturnya. (dj)
Leave a Reply
Your email address will not be published. Required fields are marked *


