680 Siswa Bangkalan Lolos SNBP dari 1.415 Pendaftar, SMAN 1 Kamal Tertinggi di Jatim
- Rusli Djunaidi
- 20 Apr, 2026
BANGKALAN I MaduraNetwork.id – Minat pelajar tingkat SMA dan SMK di Kabupaten Bangkalan untuk melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi terus menunjukkan tren positif. Hal ini terlihat dari jumlah siswa yang berhasil lolos Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) tahun ini yang mencapai 680 orang.
Dari pencapaian tersebut, Bangkalan menduduki posisi ke-11 dari 38 kabupaten/kota di Provinsi Jawa Timur dalam jumlah siswa yang diterima melalui jalur SNBP. Bahkan, salah satu sekolah, yakni SMAN 1 Kamal, mencatatkan prestasi mengecewakan dengan 107 siswanya lolos, menjadi yang terbanyak di Jawa Timur.
Kepala Bidang SMA, Moh. Fauzi yang mewakili Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Bangkalan Tisnan menyampaikan bahwa pencapaian ini sejalan dengan harapan Gubernur Jawa Timur melalui program “Madura Naik Kelas”.
“Program ini mendorong peningkatan jumlah siswa yang melanjutkan ke perguruan tinggi, sehingga dapat menekan angka putus sekolah sekaligus meningkatkan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di Bangkalan. Ibu Gubernur pun merasa senang dengan hasil ini,” ujarnya.
Fauzi menjelaskan, jumlah total siswa yang memenuhi kriteria (memenuhi syarat) untuk mendaftar SNBP mencapai 1.415 orang. Dari jumlah tersebut, 680 siswa dinyatakan lolos, dengan rincian 411 siswa dari SMA negeri, 117 dari SMA swasta, 96 dari SMK negeri, dan 53 dari SMK swasta.
Selain itu, terdapat dua siswa yang memperoleh “golden ticket” atau diterima langsung tanpa seleksi tambahan, masing-masing berasal dari SMAN 1 Bangkalan dan SMAN 1 Kamal.
Ia menambahkan, peluang untuk masuk perguruan tinggi negeri masih terbuka bagi siswa lainnya melalui jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) yang akan segera digelar.
Fauzi juga menekankan pentingnya peran sekolah dan orang tua dalam memberikan pendampingan kepada siswa, khususnya dalam memilih jurusan yang sesuai dengan minat dan kemampuan.
“Jangan sampai siswa memilih jurusan yang tidak sesuai dengan kapasitasnya. Perlu ada Arah yang tepat agar mereka bisa berhasil di jenjang pendidikan,” berikutnya. (rd)
Leave a Reply
Your email address will not be published. Required fields are marked *


