:

Siswa SMAN 3 Sumenep Raih Duta SIKAP Award 2026 Terbaik Jawa Timur

top-news
https://maduranetwork.id/public/uploads/images/photogallery/maanphotogallery29072024_011116_1_20240727_175229_0000.png

SUMENEP  I MaduraNetwork.id – Seorang siswa SMAN 3 Sumenep, Aflah Atthaillah Akmal, dinobatkan sebagai Duta Sekolah Inovatif Ketahanan Pangan (SIKAP) Award 2026 terbaik tingkat Jawa Timur. Prestasi itu diraih setelah bersaing dengan peserta dari 72 sekolah SMA, SMK, dan SLB se-Jawa Timur dalam ajang yang digelar Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur.

 

Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Kepala Dinas Pendidikan Jawa Timur, Aries Agung Paewai, pada puncak SIKAP Award 2026 di SMKN Singosari, Kabupaten Malang, Senin, 13 Juli 2026.

 

Keberhasilan Akmal menjadi capaian tersendiri bagi SMAN 3 Sumenep sekaligus membawa nama Kabupaten Sumenep di tingkat provinsi dalam program yang berorientasi pada penguatan ketahanan pangan berbasis sekolah.

 

Program SIKAP sendiri merupakan inovasi Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur yang diluncurkan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa pada Januari 2026. Program tersebut mendorong sekolah memanfaatkan lahan kosong atau area yang belum produktif menjadi kawasan pertanian, perikanan, peternakan, maupun pengolahan hasil pangan sesuai potensi masing-masing daerah.

 

Melalui pendekatan tersebut, sekolah tidak hanya menjadi tempat belajar secara akademik, tetapi juga menjadi ruang praktik bagi siswa untuk memahami konsep ketahanan pangan sekaligus menumbuhkan jiwa kewirausahaan.

 


Untuk mendorong implementasi program, Dinas Pendidikan Jawa Timur menggelar SIKAP Award 2026 dengan sejumlah kategori penilaian. Di antaranya Cabang Dinas Pendidikan Terbaik Penggerak SIKAP, Produksi Ketahanan Pangan Terbaik, Sekolah SIKAP Berkelanjutan, Inovasi SIKAP, Sekolah Terindah Berbasis SIKAP, Kepala Sekolah Inspiratif, Guru Penggerak SIKAP, hingga Duta SIKAP Jawa Timur.

 

Dalam kategori Duta SIKAP, Akmal dinilai mampu menunjukkan pemahaman sekaligus implementasi program ketahanan pangan, baik di lingkungan sekolah maupun dalam kehidupan sehari-hari.

 

"Alhamdulillah saya merasa sangat senang atas pencapaian prestasi ini untuk saya dan juga keluarga. Ilmu yang saya pelajari di bidang peternakan, perikanan maupun pertanian saya terapkan di rumah dan juga kepada masyarakat," kata Akmal saat ditemui MaduraNetwork di SMAN 3 Sumenep.

 

Penghargaan tersebut menjadi indikator bahwa implementasi Program SIKAP tidak berhenti pada aktivitas di lingkungan sekolah, tetapi juga mendorong peserta didik menerapkan pengetahuan yang diperoleh dalam kehidupan nyata.

 

Pemerintah Provinsi Jawa Timur menempatkan Program SIKAP sebagai bagian dari strategi membangun generasi yang memiliki kompetensi akademik sekaligus keterampilan praktis di bidang pangan. Melalui program ini, sekolah diharapkan mampu mencetak lulusan yang peduli terhadap lingkungan, memiliki semangat berwirausaha, dan siap berkontribusi dalam memperkuat ketahanan pangan nasional secara berkelanjutan.

 

https://maduranetwork.id/public/uploads/images/photogallery/maanphotogallery29072024_011116_1_20240727_175229_0000.png

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *