Siswa SMAN 3 Sumenep Raih Duta SIKAP Award 2026 Terbaik Jawa Timur
- Yudie -
- 14 Jul, 2026
SUMENEP I MaduraNetwork.id – Seorang siswa SMAN 3 Sumenep, Aflah Atthaillah Akmal, dinobatkan sebagai Duta Sekolah Inovatif Ketahanan Pangan (SIKAP) Award 2026 terbaik tingkat Jawa Timur. Prestasi itu diraih setelah bersaing dengan peserta dari 72 sekolah SMA, SMK, dan SLB se-Jawa Timur dalam ajang yang digelar Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur.
Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh
Kepala Dinas Pendidikan Jawa Timur, Aries Agung Paewai, pada puncak SIKAP Award
2026 di SMKN Singosari, Kabupaten Malang, Senin, 13 Juli 2026.
Keberhasilan Akmal menjadi capaian tersendiri bagi SMAN
3 Sumenep sekaligus membawa nama Kabupaten Sumenep di tingkat provinsi dalam
program yang berorientasi pada penguatan ketahanan pangan berbasis sekolah.
Program SIKAP sendiri merupakan inovasi Dinas
Pendidikan Provinsi Jawa Timur yang diluncurkan Gubernur Jawa Timur Khofifah
Indar Parawansa pada Januari 2026. Program tersebut mendorong sekolah
memanfaatkan lahan kosong atau area yang belum produktif menjadi kawasan
pertanian, perikanan, peternakan, maupun pengolahan hasil pangan sesuai potensi
masing-masing daerah.
Melalui pendekatan tersebut, sekolah tidak hanya
menjadi tempat belajar secara akademik, tetapi juga menjadi ruang praktik bagi
siswa untuk memahami konsep ketahanan pangan sekaligus menumbuhkan jiwa
kewirausahaan.
Untuk mendorong implementasi program, Dinas
Pendidikan Jawa Timur menggelar SIKAP Award 2026 dengan sejumlah kategori
penilaian. Di antaranya Cabang Dinas Pendidikan Terbaik Penggerak SIKAP,
Produksi Ketahanan Pangan Terbaik, Sekolah SIKAP Berkelanjutan, Inovasi SIKAP,
Sekolah Terindah Berbasis SIKAP, Kepala Sekolah Inspiratif, Guru Penggerak
SIKAP, hingga Duta SIKAP Jawa Timur.
Dalam kategori Duta SIKAP, Akmal dinilai mampu
menunjukkan pemahaman sekaligus implementasi program ketahanan pangan, baik di
lingkungan sekolah maupun dalam kehidupan sehari-hari.
"Alhamdulillah saya merasa sangat senang atas
pencapaian prestasi ini untuk saya dan juga keluarga. Ilmu yang saya pelajari
di bidang peternakan, perikanan maupun pertanian saya terapkan di rumah dan
juga kepada masyarakat," kata Akmal saat ditemui MaduraNetwork di SMAN 3
Sumenep.
Penghargaan tersebut menjadi indikator bahwa
implementasi Program SIKAP tidak berhenti pada aktivitas di lingkungan sekolah,
tetapi juga mendorong peserta didik menerapkan pengetahuan yang diperoleh dalam
kehidupan nyata.
Pemerintah Provinsi Jawa Timur menempatkan Program
SIKAP sebagai bagian dari strategi membangun generasi yang memiliki kompetensi
akademik sekaligus keterampilan praktis di bidang pangan. Melalui program ini,
sekolah diharapkan mampu mencetak lulusan yang peduli terhadap lingkungan,
memiliki semangat berwirausaha, dan siap berkontribusi dalam memperkuat
ketahanan pangan nasional secara berkelanjutan.
Leave a Reply
Your email address will not be published. Required fields are marked *


