Khofifah Kenang Fentin Istifa’iyah sebagai Pejabat yang Amanah dan Berintegritas
- Rusli Djunaidi
- 05 Sep, 2026
SURABAYA I MaduraNetwork.id - Gubernur
Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengenang almarhumah Hj. Fentin
Istifa’iyah, S.Ag., M.Si., sebagai sosok pejabat publik yang dikenal jujur,
amanah, dan memiliki integritas serta etos kerja tinggi. Fentin dinilai
mengabdikan sebagian besar waktunya untuk pelayanan kepada masyarakat,
khususnya dalam penyelenggaraan ibadah haji.
Khofifah menyampaikan penghormatan itu dalam
majelis tahlil dan doa bersama tujuh hari wafatnya Fentin di kediamannya di
kawasan Jemursari, Surabaya, Jumat (4/6/2026).
Semasa hidup, Fentin mengemban amanah sebagai
Kepala Asrama Haji Sukolilo Surabaya. Ia juga tercatat sebagai pengurus Yayasan
Haji Muslimat Nahdlatul Ulama.
Bagi Khofifah, Fentin merupakan salah satu
figur yang menunjukkan bahwa jabatan publik dapat dijalankan sebagai ruang
pengabdian. Ia menyebut almarhumah tidak pernah lelah menjalankan tugas,
terutama dalam mempersiapkan para petugas penyelenggara ibadah haji.
“Insyaallah beliau pejabat yang sangat amanah,
sangat jujur, dan pekerja keras. Yang saya tahu dari hari ke hari beliau
berkeliling untuk memberikan training kepada calon-calon petugas haji,” ujar
Khofifah.
Dedikasi tersebut, menurut Khofifah,
menunjukkan kesungguhan Fentin dalam menjalankan tanggung jawab profesinya.
Pelayanan kepada jamaah dan persiapan petugas haji tidak hanya membutuhkan
kemampuan teknis, tetapi juga ketelitian, ketahanan kerja, dan komitmen
terhadap kepentingan masyarakat.
Khofifah mengatakan pengabdian Fentin layak
menjadi teladan bagi para aparatur dan pejabat publik. Menurut dia, tanggung
jawab pekerjaan harus ditempatkan di atas kepentingan pribadi sehingga
keberadaan seorang pejabat benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat.
Dalam kesempatan tersebut, Khofifah juga
menyampaikan doa agar seluruh amal ibadah dan pengabdian almarhumah diterima
oleh Allah SWT.
Ia turut menyampaikan apresiasi kepada berbagai
pihak yang telah memberikan dukungan selama masa perawatan Fentin, termasuk tim
medis
Rumah Sakit Haji dan RSUD Dr. Soetomo serta
masyarakat di sekitar kediamannya.
“Terima kasih semua yang telah mendoakan
almarhumah. Semoga segala ikhtiar dan pengabdian tim dokter Rumah Sakit Haji
dan RSUD Dr. Soetomo, serta masyarakat sekitar rumah senantiasa mendapat
limpahan pahala, keberkahan, dan ridha dari Allah Subhanahu wa Ta’ala,” kata
Khofifah.
Majelis tahlil tersebut dihadiri sejumlah tokoh
agama dan masyarakat. Di antaranya ulama Syekh Fadhil Al-Jailani dan putranya,
Sayid Umar Al-Jailani, jajaran Kantor Wilayah Kementerian Agama Jawa Timur,
pimpinan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS), kepala organisasi perangkat daerah
Pemerintah Provinsi Jawa Timur, pengurus Muslimat NU Surabaya, serta tokoh
masyarakat setempat.
Kepergian Fentin meninggalkan catatan
pengabdian di lingkungan pelayanan haji. Bagi Khofifah, kejujuran, amanah, dan
kerja keras yang ditunjukkan almarhumah merupakan nilai yang tetap relevan
untuk diwariskan kepada generasi pejabat publik berikutnya.
Leave a Reply
Your email address will not be published. Required fields are marked *

