:

Bangkalan Menjadikan Literasi sebagai Jalan Merawat Budaya Lokal

top-news
https://maduranetwork.id/public/uploads/images/photogallery/maanphotogallery29072024_011116_1_20240727_175229_0000.png

BANGKALAN I MaduraNetwork.id - Pemerintah Kabupaten Bangkalan mulai menempatkan literasi sebagai bagian dari strategi pelestarian budaya. Melalui Dinas Perpustakaan dan Kearsipan, pemerintah daerah menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Kepenulisan Konten Budaya Lokal 2026 di Aula Perpustakaan Kabupaten Bangkalan, Selasa (21/7/2026), dengan melibatkan sekitar 100 peserta dari berbagai kalangan.

 

Peserta yang hadir berasal dari mahasiswa, akademisi, komunitas literasi, hingga organisasi kemasyarakatan. Kegiatan tersebut juga dihadiri Wakil Bupati Bangkalan, Sekretaris Daerah, para asisten, serta sejumlah kepala organisasi perangkat daerah (OPD).

 

Di tengah derasnya arus informasi digital, pemerintah daerah memandang kemampuan menulis sebagai instrumen penting untuk mendokumentasikan identitas budaya yang selama ini lebih banyak diwariskan secara lisan. Melalui bimtek tersebut, peserta didorong tidak sekadar meningkatkan kemampuan menulis, tetapi juga menghasilkan karya yang merekam sejarah, tradisi, dan kearifan lokal Bangkalan.

 

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Bangkalan menegaskan bahwa perpustakaan harus bertransformasi mengikuti kebutuhan masyarakat. Menurutnya, perpustakaan tidak lagi cukup berfungsi sebagai tempat menyimpan buku dan arsip, melainkan harus berkembang menjadi pusat literasi yang aktif, ruang belajar bersama, diskusi, serta tempat lahirnya berbagai gagasan baru.

 

"Literasi merupakan fondasi penting dalam membangun sumber daya manusia yang berkualitas. Melalui kemampuan membaca dan menulis, masyarakat dapat berkontribusi dalam mendokumentasikan sekaligus memperkenalkan kekayaan budaya daerah kepada generasi mendatang," ujarnya.

 

Pernyataan tersebut mencerminkan upaya pemerintah daerah untuk menghubungkan penguatan literasi dengan pembangunan sumber daya manusia. Tidak hanya meningkatkan kemampuan membaca, tetapi juga membangun kesadaran masyarakat agar mampu merekam dan mengomunikasikan nilai-nilai budaya kepada publik yang lebih luas.

 

Bangkalan sendiri memiliki beragam warisan budaya, mulai dari tradisi masyarakat, sejarah lokal, hingga berbagai bentuk kearifan yang belum seluruhnya terdokumentasikan secara baik. Di sisi lain, perkembangan media digital membuka peluang agar cerita-cerita lokal dapat menjangkau pembaca yang lebih luas apabila dikemas melalui karya tulis yang berkualitas.

 

Karena itu, Pemerintah Kabupaten Bangkalan berharap bimtek tersebut menjadi titik awal lahirnya lebih banyak penulis yang memiliki kepedulian terhadap budaya daerah. Kehadiran para penulis lokal dinilai penting untuk memastikan berbagai tradisi, sejarah, serta potensi Bangkalan tidak hilang ditelan perubahan zaman.

 

Melalui penguatan budaya literasi, pemerintah berharap dokumentasi mengenai identitas budaya Bangkalan semakin kaya. Karya-karya yang lahir dari masyarakat diharapkan tidak hanya memperkuat khazanah literasi daerah, tetapi juga menjadi bagian dari upaya menjaga warisan budaya agar tetap hidup dan dikenal oleh generasi mendatang.

 

https://maduranetwork.id/public/uploads/images/photogallery/maanphotogallery29072024_011116_1_20240727_175229_0000.png

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *