:

Sumur Bor di Bangkalan Semburkan Gas, Air, dan Minyak Setinggi Enam Meter, Lokasi Dipasang Garis Pengaman

top-news
https://maduranetwork.id/public/uploads/images/photogallery/maanphotogallery29072024_011116_1_20240727_175229_0000.png

BANGKALAN I Maduranetwork.id - Warga Dusun Karang Anyar, Desa Serabih Timur, Kecamatan Modung, Kabupaten Bangkalan, dikejutkan dengan munculnya semburan gas yang bercampur air, lumpur, dan minyak dari sebuah sumur bor milik warga, Selasa (21/7/2026).

 

Semburan tersebut mencapai ketinggian lebih dari enam meter dan disertai suara gemuruh yang cukup keras sehingga menarik perhatian warga sekitar. Peristiwa itu terjadi saat proses pengeboran sumur yang semula ditujukan untuk mencari sumber air bersih guna memenuhi kebutuhan irigasi lahan pertanian di tengah musim kemarau.

 

Berdasarkan informasi di lokasi, pengeboran telah mencapai kedalaman sekitar 100 meter ketika muncul gelembung-gelembung udara berbau menyengat dari dalam lubang bor. Tidak lama berselang, semburan keras yang membawa campuran air, lumpur, minyak, dan diduga gas langsung meluncur ke permukaan.

 

Para pekerja yang berada di sekitar titik pengeboran sempat panik. Beberapa di antaranya bahkan terkena semburan lumpur saat berupaya menjauh dari lokasi.

 

Babinsa Koramil Modung, Serka Saepudin, mengatakan aktivitas pengeboran langsung dihentikan untuk menghindari risiko yang dapat membahayakan keselamatan pekerja maupun warga sekitar.

 

"Saat pengeboran mencapai kedalaman 100 meter, timbul gelembung-gelembung sehingga mengakibatkan semburan yang diduga gas setinggi sekitar 6 meter hingga mengeluarkan percikan api. Untuk sementara pengeboran kita hentikan demi keamanan," ujar Saepudin.

 

Sementara itu, Kasi Humas Polres Bangkalan, Ipda Agung Intama, menyampaikan bahwa aparat kepolisian bersama unsur terkait telah memasang batas pengaman di sekitar lokasi semburan.

 

Menurutnya, langkah tersebut dilakukan untuk mencegah masyarakat mendekati titik semburan yang berpotensi membahayakan, terutama karena adanya dugaan kandungan gas yang mudah terbakar.

 

"Untuk memastikan kandungan zat yang keluar dari lokasi pengeboran tersebut, kami masih menunggu hasil pemeriksaan laboratorium serta pengujian resmi dari instansi teknis terkait," kata Agung.

 

Hingga kini, lokasi sumur bor di Desa Serabih Timur masih berada dalam pengawasan petugas gabungan TNI-Polri. Masyarakat diimbau tidak mendekati area semburan sampai hasil uji laboratorium keluar dan kondisi dinyatakan aman oleh instansi berwenang.

 

https://maduranetwork.id/public/uploads/images/photogallery/maanphotogallery29072024_011116_1_20240727_175229_0000.png

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *