Dorong Modernisasi Pertanian, Pemkab Sumenep Salurkan 47 Hand Tractor untuk Kelompok Tani
- Mohammad -
- 23 Jul, 2026
SUMENEP I MaduraNetwork.id
- Pemerintah
Kabupaten (Pemkab) Sumenep, Jawa Timur, melalui Dinas Ketahanan Pangan dan
Pertanian (DKPP) terus memperkuat modernisasi sektor pertanian dengan
menyalurkan bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan) berupa 47 unit
hand tractor kepada kelompok tani (poktan).
Bantuan
tersebut telah disalurkan pada Juni 2026 kepada 47 kelompok tani yang
tersebar di berbagai wilayah Kabupaten Sumenep. Program ini menjadi bagian dari
upaya pemerintah daerah untuk meningkatkan efisiensi pengelolaan lahan
sekaligus mendukung peningkatan produktivitas pertanian.
Kepala
DKPP Kabupaten Sumenep, Chainur Rasyid, mengatakan bantuan hand tractor
merupakan bentuk dukungan pemerintah dalam menyediakan sarana produksi
pertanian yang lebih modern.
Menurutnya,
penggunaan alsintan diharapkan mampu mempercepat proses pengolahan lahan
sehingga petani dapat menghemat waktu, tenaga, dan biaya operasional.
"Bantuan
ini merupakan sarana pendukung untuk mengoptimalkan pemanfaatan lahan. Dengan
penggunaan hand tractor, proses pengolahan tanah menjadi lebih cepat dan
efisien sehingga produktivitas usaha tani juga diharapkan meningkat," kata
Chainur, Kamis (23/7/2026).
Ia
menegaskan bahwa kelompok tani penerima bantuan memiliki tanggung jawab untuk
memanfaatkan alsintan sesuai peruntukannya. Selain digunakan dalam kegiatan
budidaya pertanian, hand tractor juga harus dirawat secara berkala agar masa
pakainya lebih panjang.
"Ini
merupakan sarana pendukung untuk mengoptimalkan pemanfaatan lahan. Karena itu,
harus dimanfaatkan untuk kepentingan budidaya pertanian, dirawat, dipelihara,
dan digunakan dengan baik," ujarnya.
Menurut
Chainur, pemanfaatan alat dan mesin pertanian selama ini telah memberikan
dampak positif terhadap aktivitas pertanian di lapangan. Kehadiran hand tractor
dinilai mampu mengurangi ketergantungan terhadap tenaga kerja manual, sekaligus
mempercepat proses pengolahan lahan sebelum musim tanam dimulai.
Modernisasi
pertanian, lanjut dia, menjadi salah satu strategi yang terus didorong DKPP
Kabupaten Sumenep dalam meningkatkan produksi komoditas pangan, terutama padi.
Penggunaan teknologi dan mekanisasi diharapkan mampu meningkatkan daya saing
sektor pertanian sekaligus memperkuat ketahanan pangan daerah.
Karena
itu, pemerintah daerah berharap bantuan alsintan yang telah diterima kelompok
tani dapat dimanfaatkan secara optimal untuk mendukung peningkatan hasil panen
dan kesejahteraan petani.
"Ini
bagian dari modernisasi pertanian. Sarana ini harus dimaksimalkan dan dirawat
dengan baik agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang," tutur
Chainur.
Pemkab
Sumenep terus mendorong pemanfaatan teknologi di sektor pertanian sebagai salah
satu langkah menghadapi tantangan regenerasi petani, keterbatasan tenaga kerja,
serta kebutuhan peningkatan produktivitas. Melalui dukungan alsintan,
pemerintah berharap sektor pertanian di Kabupaten Sumenep semakin efisien,
modern, dan mampu menopang ketahanan pangan daerah secara berkelanjutan.
Leave a Reply
Your email address will not be published. Required fields are marked *


