Polantas Menyapa di Sumenep, Pengendara Tanpa Helm Ditegur Humanis
- Yudie -
- 20 Aug, 2026
Kegiatan tersebut berlangsung di depan SMP 2 Sumenep, Rabu (19/8/2026), mulai pukul 10.00 WIB hingga selesai. Kanit Kamsel Satlantas Polresta Sumenep bersama Banit Kamsel turun langsung memberikan teguran kepada sejumlah pengendara yang melintas tanpa menggunakan helm.
Teguran disampaikan secara humanis. Petugas tidak hanya mengingatkan pengendara mengenai kewajiban menggunakan helm, tetapi juga menjelaskan risiko yang dapat timbul apabila pengendara mengabaikan perlengkapan keselamatan.
Kasat Lantas Polresta Sumenep AKP Beny Kuncoro mengatakan, Polantas Menyapa merupakan bagian dari langkah preventif dan edukatif kepolisian untuk membangun kesadaran masyarakat dalam berlalu lintas.
“Kami memberikan teguran secara humanis kepada pengendara yang tidak menggunakan helm sekaligus mengingatkan bahwa keselamatan harus menjadi prioritas utama ketika berada di jalan raya,” ujar Beny.
Menurut dia, helm merupakan salah satu perlengkapan penting untuk mengurangi risiko fatal akibat kecelakaan lalu lintas. Karena itu, pengendara sepeda motor diminta membiasakan diri menggunakan helm yang memenuhi standar keselamatan setiap kali berkendara.
Beny menekankan, kepatuhan berlalu lintas semestinya tidak muncul semata-mata karena kekhawatiran terhadap tilang.
“Jangan menggunakan helm hanya karena takut ditilang, tetapi karena kesadaran bahwa keselamatan diri dan orang lain merupakan tanggung jawab bersama,” katanya.
Pendekatan semacam itu, menurut Beny, diperlukan agar masyarakat tidak melihat aturan lalu lintas sebatas instrumen penegakan hukum. Di balik aturan tersebut terdapat tujuan yang lebih luas, yakni mencegah kecelakaan dan menciptakan keamanan bagi seluruh pengguna jalan.
“Harapannya, kesadaran untuk tertib berlalu lintas tumbuh dari diri masing-masing, sehingga tercipta keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran lalu lintas di wilayah hukum Polresta Sumenep,” ujar Beny.
Selain penggunaan helm, petugas mengingatkan pengendara agar memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan layak, membawa kelengkapan berkendara, serta mematuhi rambu dan marka jalan.
Edukasi langsung kepada pengguna jalan itu menjadi bagian dari upaya menekan potensi pelanggaran sekaligus mencegah kecelakaan lalu lintas. Polisi menilai perubahan perilaku pengendara tidak cukup hanya dilakukan melalui penindakan, tetapi juga membutuhkan komunikasi yang berkelanjutan.
Kegiatan Polantas Menyapa di depan SMP 2 Sumenep berlangsung aman, tertib, dan lancar. Satlantas Polresta Sumenep menyatakan akan terus mengedepankan edukasi serta pendekatan langsung kepada masyarakat untuk membangun budaya tertib berlalu lintas dan mewujudkan keamanan, keselamatan, ketertiban, serta kelancaran lalu lintas di wilayah Sumenep.
Leave a Reply
Your email address will not be published. Required fields are marked *

