Khotmil Qur’an Semarakkan Maulid Nabi di PUDAM Bangkalan, Diikuti Lebih dari 150 Karyawan
- Rusli Djunaidi
- 05 Sep, 2026
BANGKALAN I MaduraNetwork.id – Tradisi membaca Alqur’an setiap Jumat di lingkungan Perusahaan Umum Daerah Air Minum (PUDAM) Sumber Sejahtera Bangkalan berlangsung lebih semarak, Jumat (4/9/2026).
Kegiatan rutin tersebut kali ini dirangkai dengan peringatan Maulid Nabi
Muhammad SAW, sehingga suasana religius sekaligus kebersamaan terasa lebih kuat
di lingkungan perusahaan milik Pemerintah Kabupaten Bangkalan itu.
Lebih dari 150 karyawan PUDAM Bangkalan bersama sejumlah tokoh agama
mengikuti Khotmil Qur’an yang digelar di kantor PUDAM Bangkalan. Kegiatan
dimulai sekitar pukul 07.30 WIB dan dipimpin langsung Direktur PUDAM Bangkalan,
Sjobirin Hasan.
Dalam kegiatan tersebut, setiap karyawan dianjurkan membaca satu juz
Alqur’an. Dengan jumlah peserta yang mencapai lebih dari 150 orang, pembacaan
Alqur’an secara bersama-sama tersebut memungkinkan khatam Alqur’an dilakukan
hingga tiga kali dalam sehari.
“Alhamdulillah, hari ini yang hadir lebih dari 150 karyawan. Setiap
orang dianjurkan membaca satu juz Alqur’an. Kalau semuanya berjalan maksimal,
dalam sehari bisa khatam sampai tiga kali,” ungkap Sjobirin.
Menurut Sjobirin, Khotmil Qur’an bukan kegiatan yang baru dilaksanakan
di lingkungan PUDAM Bangkalan. Membaca Alqur’an bersama telah menjadi tradisi
rutin yang dilaksanakan setiap Jumat.
Namun, pelaksanaan kali ini dibuat lebih istimewa karena bertepatan
dengan momentum peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW.
“Pelaksanaan kali ini dibuat lebih istimewa karena bertepatan dengan
peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW. Setelah Khotmil Qur’an, kegiatan
dilanjutkan dengan pembacaan sholawat sebagai bentuk penghormatan sekaligus
ungkapan kecintaan kepada Nabi Muhammad SAW,” papar Sjobirin.
Tradisi Berebut Makanan
Kemeriahan peringatan Maulid Nabi di lingkungan PUDAM Bangkalan tidak
berhenti pada kegiatan keagamaan. Tradisi khas masyarakat dalam memperingati
Maulid Nabi juga turut mewarnai kegiatan tersebut.
Salah satunya tradisi berebut makanan dan sejumlah perlengkapan rumah
tangga yang disediakan dalam rangkaian acara. Tradisi tersebut membuat suasana
peringatan Maulid Nabi semakin meriah dan penuh keakraban.
Sjobirin mengatakan, tradisi tersebut tidak sekadar menjadi bagian dari
kemeriahan acara. Lebih dari itu, kegiatan tersebut menjadi sarana untuk
memperkuat kebersamaan antara jajaran manajemen, karyawan, tokoh agama, serta
masyarakat yang hadir.
“Tradisi ini menjadi bagian dari kebersamaan. Dengan kegiatan seperti
ini, hubungan antara manajemen, karyawan dan masyarakat bisa semakin dekat,”
ujarnya.
Ia berharap tradisi keagamaan yang dilaksanakan di lingkungan PUDAM
Bangkalan dapat terus dipertahankan dan tidak berhenti sebagai kegiatan
seremonial.
Menurut dia, nilai-nilai yang terkandung dalam pembacaan Alqur’an dan
peringatan Maulid Nabi diharapkan mampu membentuk karakter positif para
karyawan dalam menjalankan tugas.
“Nilai-nilai yang terkandung dalam kegiatan membaca Al-Qur’an dan
peringatan Maulid Nabi diharapkan dapat menjadi landasan moral bagi karyawan
dalam menjalankan tugas sehari-hari, terutama dalam menjaga kejujuran, tanggung
jawab, serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat dan pelanggan PUDAM
Bangkalan,” pungkas Sjobirin.
Leave a Reply
Your email address will not be published. Required fields are marked *

