:

Mayat Misterius Ditemukan di Perairan Mandangin, BPBD Sampang Lakukan Evakuasi

top-news
https://maduranetwork.id/public/uploads/images/photogallery/maanphotogallery29072024_011116_1_20240727_175229_0000.png

SAMPANG | MaduraNetwork.id – Tim Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sampang berhasil mengevakuasi sesosok mayat yang ditemukan mengapung di perairan sekitar Pulau Mandangin, Rabu (10/12/2025). Penemuan tersebut pertama kali dilaporkan oleh sejumlah pemancing yang melintas di sekitar lokasi.

 

Kasi Kedaruratan dan Logistik BPBD Sampang, Mohammad Hozin, menyampaikan bahwa setelah menerima laporan, tim gabungan langsung bergerak menuju titik lokasi untuk melakukan evakuasi. Respons cepat dilakukan guna mencegah hal-hal yang tidak diinginkan dan memastikan jenazah segera ditangani sesuai prosedur.

 

“Mayat yang belum teridentifikasi ini diperkirakan berusia sekitar 30 hingga 40 tahun dengan tinggi badan kurang lebih 160 sentimeter,” ujar Hozin saat dikonfirmasi, Rabu (10/12/2025).

 

Berdasarkan hasil pengamatan awal, kondisi jenazah diperkirakan sudah berada di perairan lebih dari tujuh hari sebelum akhirnya ditemukan. Hal ini terlihat dari kondisi fisik saat proses evakuasi berlangsung.

 

Hozin menjelaskan, informasi awal terkait penemuan jenazah diterima dari Kepala Instalasi Gawat Darurat RSUD dr. Moh. Zyn, dr. Fafa. Tim gabungan kemudian diberangkatkan pada pukul 10.50 WIB dan berhasil mengevakuasi jenazah ke dermaga Polairud sekitar pukul 11.50 WIB.

 

“Setelah tiba di dermaga, jenazah langsung dibawa ke RSUD dr. Moh. Zyn untuk dilakukan pemeriksaan dan otopsi guna mengungkap identitas serta penyebab kematian,” jelasnya.

 

Ia menegaskan bahwa koordinasi antarinstansi berjalan dengan baik tanpa kendala berarti. Tim SAR gabungan yang terlibat dalam operasi ini terdiri dari BPBD Sampang, Polairud, Pamapta Polres Sampang, PMI, serta pihak rumah sakit.

 

“Cuaca di lokasi kejadian dilaporkan cerah sehingga sangat membantu dan memperlancar proses evakuasi,” tambah Hozin.

 

Seluruh tahapan penanganan, lanjutnya, dilakukan sesuai dengan standar operasional prosedur dan protokol keselamatan SAR. Hal tersebut untuk memastikan keamanan personel di lapangan sekaligus menjamin penanganan jenazah berlangsung dengan baik dan tertib. (red)

https://maduranetwork.id/public/uploads/images/photogallery/maanphotogallery29072024_011116_1_20240727_175229_0000.png

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *