:

Kapolresta Sumenep Kawal Langsung Evakuasi Korban KM Mutiara Sentosa 2, Empat Dirawat di RSI Kalianget

top-news
https://maduranetwork.id/public/uploads/images/photogallery/maanphotogallery29072024_011116_1_20240727_175229_0000.png

SUMENEP I MaduraNetwork.id - Kapolresta Sumenep Kombes Pol Ariek Indra Sentanu memantau langsung proses penerimaan sembilan korban insiden kebakaran KM Mutiara Sentosa 2 yang dievakuasi menggunakan Kapal Negara (KN) SAR Permadi di Pelabuhan III Pelindo Kalianget, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, Senin (3/8/2026) dini hari.

 

KN SAR Permadi sandar di Pelabuhan Kalianget sekitar pukul 00.20 WIB setelah mengevakuasi para korban dari lokasi kebakaran kapal di perairan utara Pulau Sapudi. Setibanya di pelabuhan, korban langsung menjalani proses pendataan dan pemeriksaan kesehatan sebelum mendapatkan penanganan lanjutan.

 

Kapolresta Sumenep hadir bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan sejumlah instansi terkait untuk memastikan seluruh tahapan evakuasi berlangsung cepat, aman, dan terkoordinasi.

 

Turut mendampingi dalam kegiatan tersebut Direktur Polairud Polda Jawa Timur Kombes Pol Dr. Arman Asmara Syarifuddin, Kabagbinopsnal Ditpolairud Polda Jatim AKBP Budi Sulistyanto, Wakapolresta Sumenep Kompol Haris Darma Sucipto, para pejabat utama Polresta Sumenep, Staf Ahli Pemerintah Kabupaten Sumenep, Kepala BPBD, Kepala Basarnas, Kepala KSOP Pelabuhan Kalianget, serta personel gabungan dari TNI, Polri, Dinas Perhubungan, Jasa Raharja, BMKG, Satpol PP, Dinas Kesehatan, dan unsur terkait lainnya.

 

Kapolresta Sumenep mengatakan, dari sembilan korban yang tiba di Pelabuhan Kalianget, empat orang langsung dirujuk ke Rumah Sakit Islam (RSI) Kalianget untuk menjalani perawatan medis karena memerlukan penanganan lebih lanjut.

 

Sementara itu, lima korban lainnya diberangkatkan menuju Posko Terpusat Surabaya sesuai prosedur penanganan yang telah ditetapkan pemerintah dan tim gabungan.

 

"Sinergi seluruh unsur yang terlibat menjadi faktor penting dalam memastikan proses evakuasi dan penanganan korban berlangsung secara cepat, tepat, dan humanis," kata Kombes Pol Ariek Indra Sentanu.

 

Menurut dia, kehadiran aparat kepolisian bersama seluruh instansi terkait merupakan bentuk komitmen negara dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, terutama pada situasi darurat kemanusiaan.

 

Selain mengawasi proses penerimaan korban, Kapolresta juga memastikan koordinasi antarlembaga berjalan efektif sehingga proses pendataan, pemeriksaan kesehatan, hingga distribusi korban ke fasilitas pelayanan kesehatan maupun posko lanjutan dapat dilakukan tanpa hambatan.

 

Operasi penanganan korban melibatkan berbagai unsur, mulai dari Basarnas, TNI, Polri, BPBD, KSOP, Dinas Kesehatan, BMKG, Jasa Raharja, hingga pemerintah daerah. Keterlibatan lintas sektor tersebut menjadi bagian dari upaya mempercepat proses evakuasi sekaligus memastikan setiap korban memperoleh penanganan sesuai kondisi masing-masing.

 

Insiden kebakaran KM Mutiara Sentosa 2 di perairan utara Pulau Sapudi memicu operasi pencarian dan penyelamatan berskala besar. Hingga saat ini, tim gabungan masih terus melakukan upaya penanganan dan pencarian terhadap korban lain yang belum ditemukan. Pemerintah bersama aparat keamanan menyatakan akan terus mengoptimalkan proses evakuasi hingga seluruh tahapan penanganan selesai.

 

 

https://maduranetwork.id/public/uploads/images/photogallery/maanphotogallery29072024_011116_1_20240727_175229_0000.png

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *