:
Breaking News

UNIBA Madura Bidik Akreditasi Unggul dan Siapkan Magister Manajemen

top-news

SUMENEP I MaduraNetwork.id - Universitas Bahaudin Mudhary (UNIBA) Madura memperluas pengembangan pendidikan tinggi dengan menyiapkan pembukaan Program Studi Magister Manajemen. Langkah tersebut dilakukan bersamaan dengan upaya Departemen Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) UNIBA Madura mengejar predikat akreditasi “Unggul” untuk jenjang sarjana.

 

Departemen Manajemen yang berdiri sejak 2018 menjadi salah satu program studi yang terus berkembang dan diminati mahasiswa. Setelah hampir satu dekade menjalankan pendidikan jenjang sarjana, pengelola kini mulai mematangkan ekspansi ke pendidikan pascasarjana.

 

Dekan FEB UNIBA Madura, Dr. Alvin Arifin, S.AB., M.M., mengatakan persiapan pembukaan Magister Manajemen telah memasuki tahap administratif. Berbagai dokumen pengajuan program studi baru telah disiapkan.

 

“Dokumen pendirian Magister Manajemen sudah kami siapkan. Saat ini tinggal menunggu proses reakreditasi S1 Manajemen selesai, setelah itu langsung kami dirikan S2,” kata Alvin, Rabu (12/8/2026).

 

Menurut dia, kesiapan sumber daya manusia menjadi salah satu modal utama untuk membuka jenjang pascasarjana. Mayoritas dosen Departemen Manajemen telah menyelesaikan pendidikan doktor atau S3 sehingga secara akademik dinilai memiliki kapasitas untuk mendukung pengembangan pendidikan pada jenjang yang lebih tinggi.

 

Target pembukaan Magister Manajemen juga tidak dilepaskan dari agenda peningkatan mutu program studi sarjana. Pengelola terlebih dahulu mendorong S1 Manajemen memperoleh predikat akreditasi “Unggul” melalui proses reakreditasi.

 

Bagi UNIBA Madura, peningkatan status akreditasi sekaligus pembukaan program magister menjadi bagian dari strategi memperkuat posisi perguruan tinggi di tengah persaingan pendidikan tinggi yang semakin ketat.

 

Menyiapkan lulusan pencipta lapangan kerja

Ekspansi akademik tersebut berjalan beriringan dengan pembenahan kurikulum. FEB UNIBA Madura menempatkan kewirausahaan sebagai salah satu basis pembelajaran agar lulusan tidak semata-mata diarahkan menjadi pencari kerja.

 

Mahasiswa didorong memiliki kemampuan untuk mengembangkan usaha dan menciptakan lapangan kerja. Pendekatan tersebut diharapkan membuat lulusan memiliki pilihan karier yang lebih luas, baik sebagai profesional maupun wirausahawan.

 

Pengembangan kapasitas akademik juga terlihat dari pertumbuhan jumlah mahasiswa dan tenaga pengajar. Pada 2023, Departemen Manajemen telah memiliki hingga 14 kelas paralel. Jumlah dosen yang pada awal pendirian hanya sekitar enam orang juga meningkat tajam dan kini mendekati 100 orang.

 

Pertumbuhan tersebut menjadi tantangan tersendiri bagi pengelola. Peningkatan jumlah mahasiswa harus diikuti dengan penguatan kualitas tenaga pengajar, sistem pembelajaran, serta tata kelola akademik.

 

Karena itu, fakultas melakukan pembenahan internal sekaligus memperbarui sistem pembelajaran menjelang tahun akademik baru. Upaya tersebut ditujukan untuk menjaga kualitas proses pendidikan di tengah ekspansi institusi.

 

“Kami terus meningkatkan kualitas SDM internal dan memperbarui sistem pembelajaran agar proses belajar semakin optimal bagi seluruh mahasiswa,” ujar Alvin.

 

Dengan penguatan sumber daya manusia, pembaruan pembelajaran, serta persiapan program pascasarjana, FEB UNIBA Madura berupaya mengubah pertumbuhan kuantitatif menjadi peningkatan kualitas akademik. Target akreditasi “Unggul” dan pendirian Magister Manajemen menjadi dua agenda utama dalam fase pengembangan berikutnya.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *