:
Breaking News

Pawai Anak di Pragaan, Tanamkan Nasionalisme Sejak Dini

top-news

SUMENEP I MaduraNetwork.id - Semarak peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kecamatan Pragaan, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, diisi dengan pawai yang melibatkan anak-anak pendidikan anak usia dini (PAUD), taman kanak-kanak (TK)/Raudhatul Athfal (RA), hingga siswa sekolah dasar (SD) kelas 1 sampai 3.

 

Pawai yang diikuti sekitar 60 rombongan tersebut dilepas Camat Pragaan Indra Hernawan dari Lapangan Ar-Rahman, Desa Pragaan Laok, Kamis (20/8/2026). Peserta kemudian berjalan menuju garis finis di Lapangan Al-Amin, Desa Prenduan.

 

Indra mengatakan, kegiatan tersebut tidak sekadar menjadi bagian dari perayaan kemerdekaan, tetapi juga menjadi sarana mengenalkan nilai-nilai kebangsaan kepada anak sejak usia dini.

 

“Kami ingin mengenalkan rasa cinta tanah air dan semangat nasionalisme sejak dini,” kata Indra saat melepas peserta pawai.

 

Menurut dia, pengenalan nasionalisme kepada anak tidak harus dilakukan melalui kegiatan yang bersifat formal. Momentum perayaan kemerdekaan dapat dikemas dalam kegiatan yang menyenangkan sehingga anak memperoleh pengalaman sekaligus memahami nilai kebersamaan.

 

Pawai juga dirancang untuk melatih keberanian dan kepercayaan diri anak. Dengan tampil di hadapan masyarakat, anak-anak memiliki ruang untuk belajar mengekspresikan diri di lingkungan yang lebih luas.

 

“Kami juga ingin menumbuhkan kreativitas melalui beragam kostum unik,” ujarnya.

 

Beragam kostum yang dikenakan peserta menjadi bagian dari daya tarik pawai. Anak-anak tampil bersama guru dan orangtua yang turut mendampingi sepanjang perjalanan.

 

Indra mengatakan, keterlibatan orangtua dan guru penting untuk menciptakan suasana kegiatan yang aman sekaligus menyenangkan bagi anak.

 

Selain menjadi rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI, pawai tersebut dikemas sebagai rekreasi edukatif. Anak-anak dapat belajar tentang nasionalisme, keberanian, kreativitas, dan kebersamaan melalui kegiatan yang dekat dengan dunia mereka.

 

“Kegiatan seperti ini diharapkan memberikan pengalaman positif bagi anak. Mereka bisa bergembira, tetapi pada saat yang sama mengenal nilai-nilai yang penting dalam kehidupan bermasyarakat,” kata Indra.

 

Pawai tersebut juga mempertemukan anak-anak dari berbagai satuan pendidikan di Kecamatan Pragaan dalam suasana perayaan kemerdekaan. Kebersamaan antara peserta, guru, orangtua, dan masyarakat menjadi bagian dari pesan yang ingin dibangun melalui kegiatan tersebut.

 

Melalui pawai itu, semangat kemerdekaan tidak hanya dirayakan melalui seremoni, tetapi juga diperkenalkan kepada generasi paling muda dengan cara yang lebih dekat, kreatif, dan menyenangkan.

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *