Pawai Anak di Pragaan, Tanamkan Nasionalisme Sejak Dini
- Mohammad -
- 21 Aug, 2026
SUMENEP I MaduraNetwork.id - Semarak peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kecamatan Pragaan, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, diisi dengan pawai yang melibatkan anak-anak pendidikan anak usia dini (PAUD), taman kanak-kanak (TK)/Raudhatul Athfal (RA), hingga siswa sekolah dasar (SD) kelas 1 sampai 3.
Pawai yang diikuti sekitar 60 rombongan tersebut dilepas Camat Pragaan
Indra Hernawan dari Lapangan Ar-Rahman, Desa Pragaan Laok, Kamis (20/8/2026).
Peserta kemudian berjalan menuju garis finis di Lapangan Al-Amin, Desa
Prenduan.
Indra mengatakan, kegiatan tersebut tidak sekadar menjadi bagian dari
perayaan kemerdekaan, tetapi juga menjadi sarana mengenalkan nilai-nilai
kebangsaan kepada anak sejak usia dini.
“Kami ingin mengenalkan rasa cinta tanah air dan semangat nasionalisme
sejak dini,” kata Indra saat melepas peserta pawai.
Menurut dia, pengenalan nasionalisme kepada anak tidak harus dilakukan
melalui kegiatan yang bersifat formal. Momentum perayaan kemerdekaan dapat
dikemas dalam kegiatan yang menyenangkan sehingga anak memperoleh pengalaman
sekaligus memahami nilai kebersamaan.
Pawai juga dirancang untuk melatih keberanian dan kepercayaan diri anak.
Dengan tampil di hadapan masyarakat, anak-anak memiliki ruang untuk belajar
mengekspresikan diri di lingkungan yang lebih luas.
“Kami juga ingin menumbuhkan kreativitas melalui beragam kostum unik,”
ujarnya.
Beragam kostum yang dikenakan peserta menjadi bagian dari daya tarik
pawai. Anak-anak tampil bersama guru dan orangtua yang turut mendampingi
sepanjang perjalanan.
Indra mengatakan, keterlibatan orangtua dan guru penting untuk
menciptakan suasana kegiatan yang aman sekaligus menyenangkan bagi anak.
Selain menjadi rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI, pawai
tersebut dikemas sebagai rekreasi edukatif. Anak-anak dapat belajar tentang
nasionalisme, keberanian, kreativitas, dan kebersamaan melalui kegiatan yang
dekat dengan dunia mereka.
“Kegiatan seperti ini diharapkan memberikan pengalaman positif bagi
anak. Mereka bisa bergembira, tetapi pada saat yang sama mengenal nilai-nilai
yang penting dalam kehidupan bermasyarakat,” kata Indra.
Pawai tersebut juga mempertemukan anak-anak dari berbagai satuan
pendidikan di Kecamatan Pragaan dalam suasana perayaan kemerdekaan. Kebersamaan
antara peserta, guru, orangtua, dan masyarakat menjadi bagian dari pesan yang
ingin dibangun melalui kegiatan tersebut.
Melalui pawai itu, semangat kemerdekaan tidak hanya dirayakan melalui
seremoni, tetapi juga diperkenalkan kepada generasi paling muda dengan cara
yang lebih dekat, kreatif, dan menyenangkan.
Leave a Reply
Your email address will not be published. Required fields are marked *

