:

Tiga Atlet SMAN 1 Gayam Sabet Juara 1 O2SN Kabupaten Sumenep 2026

top-news
https://maduranetwork.id/public/uploads/images/photogallery/maanphotogallery29072024_011116_1_20240727_175229_0000.png

SUMENEP I MaduraNetwork.id - Prestasi membanggakan kembali ditorehkan siswa kepulauan. Tiga siswa SMAN 1 Gayam, Kabupaten Sumenep, sukses memborong gelar juara 1 pada ajang Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) tingkat Kabupaten Sumenep tahun 2026.

 

Ketiga prestasi tersebut diraih pada cabang pencak silat putra, pencak silat putri, dan panjat tebing putra. Keberhasilan itu sekaligus mengharumkan nama SMAN 1 Gayam sebagai sekolah kepulauan yang mampu bersaing dengan sekolah daratan.

 

Kepala SMAN 1 Gayam, Ali Suroso, S.Pd., mengungkapkan rasa bangga atas pencapaian anak didiknya. Menurutnya, keberhasilan tersebut menjadi bukti bahwa keterbatasan geografis bukan penghalang untuk meraih prestasi.

 

“Ini bukti bahwa siswa dari pulau juga mampu bersaing. Keterbatasan bukan halangan kalau ada semangat dan pembinaan yang konsisten,” ujar Ali Suroso saat dihubungi, Rabu (25/05/2026).

 

Pada cabang pencak silat putra, gelar juara 1 berhasil diraih Iklil Qufron Afandi, siswa kelas XI MIPA. Penampilan disiplin dan teknik bertanding yang matang membuatnya unggul dari para pesaingnya.

 

Sementara pada kategori pencak silat putri, Faranesya Septia Wulandari dari kelas XI MIPA tampil impresif hingga berhasil meraih posisi tertinggi. Ia menunjukkan performa konsisten sejak babak awal hingga final pertandingan.

 

Adapun pada cabang panjat tebing putra, M. Kino Takara sukses keluar sebagai juara setelah mencatatkan waktu tercepat pada jalur final. Kecepatan dan ketepatannya saat menaklukkan lintasan menjadi kunci kemenangan.

 

Pembina ekstrakurikuler SMAN 1 Gayam, Nurzakina Asyari, mengatakan para siswa menjalani latihan intensif selama dua bulan sebelum mengikuti kompetisi. Meski dengan fasilitas terbatas, semangat para atlet tetap tinggi.

 

“Anak-anak latihan sore hari sepulang sekolah. Untuk panjat tebing, kami memodifikasi sarana sederhana karena di pulau belum ada wall climbing standar. Tapi semangat mereka luar biasa,” jelasnya.

 

Menurutnya, keterbatasan sarana tidak menyurutkan tekad siswa untuk terus berlatih dan meningkatkan kemampuan. Dukungan dari sekolah serta kekompakan tim juga menjadi faktor penting dalam keberhasilan tersebut.

 

Prestasi ini sekaligus mengantarkan SMAN 1 Gayam menjadi wakil Kabupaten Sumenep pada O2SN tingkat Provinsi Jawa Timur 2026. Pihak sekolah kini berupaya meningkatkan intensitas latihan agar para atlet mampu tampil maksimal di level provinsi.

 

Selain itu, sekolah juga berharap adanya dukungan sarana dan fasilitas olahraga yang lebih memadai, khususnya bagi sekolah-sekolah di wilayah kepulauan.

 

Keberhasilan tiga siswa tersebut disambut antusias oleh warga sekolah maupun para orang tua siswa. Mereka menilai capaian ini dapat menjadi motivasi bagi pelajar lain di kepulauan agar berani bersaing dan menunjukkan kemampuan di bidang nonakademik.

 

Prestasi tersebut juga mempertegas peran SMAN 1 Gayam sebagai salah satu sekolah negeri di wilayah kepulauan Sumenep yang konsisten melahirkan atlet-atlet pelajar berprestasi dan mampu bersaing di tingkat yang lebih tinggi. (yud)

https://maduranetwork.id/public/uploads/images/photogallery/maanphotogallery29072024_011116_1_20240727_175229_0000.png

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *