:

PORSADIN Bangkalan Jadi Ajang Pembinaan Karakter Santri, Pemenang Disiapkan ke Tingkat Nasional

top-news
https://maduranetwork.id/public/uploads/images/photogallery/maanphotogallery29072024_011116_1_20240727_175229_0000.png

BANGKALAN I MaduraNetwork.id - Pemerintah Kabupaten Bangkalan menempatkan Pekan Olahraga dan Seni Madrasah Diniyah (PORSADIN) Ke-7 sebagai bagian dari upaya memperkuat pendidikan karakter di lingkungan madrasah diniyah. Selain menjadi ruang kompetisi, kegiatan ini dipandang sebagai wahana membentuk disiplin, sportivitas, dan kreativitas para santri.

 

Pandangan tersebut disampaikan Bupati Bangkalan, Lukman Hakim, saat membuka PORSADIN Ke-7 di Gedung IKM Desa Baengas, Minggu (26/7/2026). Menurut dia, pengembangan potensi santri tidak cukup hanya melalui pembelajaran di ruang kelas, tetapi juga perlu didukung melalui kegiatan yang mengasah kemampuan akademik, seni, dan olahraga.

 

"PORSADIN bukan hanya ajang untuk meraih prestasi, tetapi juga menjadi sarana membangun sportivitas, disiplin, kreativitas, persaudaraan, dan akhlak mulia," kata Lukman dalam sambutannya.

 

Penyelenggaraan PORSADIN tahun ini dirangkaikan dengan pelantikan Dewan Pengurus Anak Cabang Forum Komunikasi Diniyah Takmiliyah (FKDT) Kabupaten Bangkalan masa khidmah 2026–2031. Pemerintah kabupaten juga menyerahkan secara simbolis Bantuan Penyelenggaraan Pendidikan Diniyah dan Guru Swasta (BPPDGS) Tahun 2026 kepada sejumlah lembaga pendidikan diniyah.

 

Penyerahan bantuan tersebut menjadi bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam mendukung keberlangsungan pendidikan keagamaan serta meningkatkan kualitas penyelenggaraan madrasah diniyah di Bangkalan.

 

Sekretaris Panitia PORSADIN Ke-7, Mahrus Ali, mengatakan kegiatan yang digelar setiap dua tahun sekali itu diikuti oleh 325 peserta putra dan putri. Seluruh peserta merupakan hasil seleksi dari berbagai kecamatan di Kabupaten Bangkalan.

 

Menurut Mahrus, PORSADIN mempertandingkan beragam cabang lomba yang mengombinasikan kemampuan akademik keagamaan dengan seni dan olahraga. Di antaranya Musabaqah Tilawatil Kutub (MTK), Musabaqah Tilawatil Ghayah (MTG), pidato berbahasa Arab dan Bahasa Indonesia, puisi Islami, cerdas cermat, baca kitab, lari sprint, tenis meja, serta sejumlah cabang olahraga dan seni lainnya.

 

Untuk kategori baca kitab, peserta tingkat Ula menggunakan Kitab Safinatun Najah, sedangkan peserta tingkat Wustha mengkaji Kitab Fathul Qarib. Pemilihan kitab tersebut disesuaikan dengan jenjang pendidikan masing-masing peserta.

 

Para juara pertama pada tingkat kabupaten akan mewakili Bangkalan dalam PORSADIN tingkat Provinsi Jawa Timur yang dijadwalkan berlangsung di Lumajang pada September 2026. Selanjutnya, pemenang tingkat provinsi akan menjadi wakil Jawa Timur pada PORSADIN tingkat nasional di Solo, Jawa Tengah.

 

Melalui ajang tersebut, Pemerintah Kabupaten Bangkalan berharap lahir generasi santri yang tidak hanya memiliki kemampuan keagamaan yang kuat, tetapi juga berdaya saing dalam bidang seni, olahraga, dan kepemimpinan. PORSADIN dinilai menjadi salah satu instrumen untuk memperkuat kualitas sumber daya manusia berbasis pendidikan keagamaan di daerah.

 

https://maduranetwork.id/public/uploads/images/photogallery/maanphotogallery29072024_011116_1_20240727_175229_0000.png

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *