:
Breaking News

Hanya Dua SMP Negeri di Bangkalan Capai Target SPMB 2026, Disdik Optimistis Jumlah Siswa Masih Bertambah

top-news

BANGKALAN  I MaduraNetwork.id – Pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2026 di Kabupaten Bangkalan belum mampu memenuhi target penerimaan peserta didik di sebagian besar sekolah menengah pertama (SMP) negeri. Dari total 47 SMP negeri yang mengikuti SPMB, hanya dua sekolah yang berhasil mencapai kuota siswa baru.

 

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bangkalan Moh. Mosleh melalui Kepala Bidang SMP, Muhaimin, mengatakan dua sekolah yang telah memenuhi target tersebut adalah SMP Negeri 1 Bangkalan dan SMP Negeri 2 Bangkalan.

 

"Hingga SPMB ditutup hanya dua SMP negeri yang target siswa barunya terpenuhi, yakni SMPN 1 dan SMPN 2 Bangkalan," ujar Muhaimin, Rabu (1/7).

 

Meski demikian, Muhaimin menilai kondisi tersebut belum sepenuhnya mengkhawatirkan. Menurutnya, sejumlah SMP negeri lainnya masih mencatat jumlah pendaftar yang cukup tinggi, meskipun belum memenuhi kuota yang telah ditetapkan.

 

Beberapa sekolah yang disebut masih memiliki jumlah rombongan belajar (rombel) dan pendaftar cukup banyak di antaranya SMPN 1 Kamal, SMPN 1 Arosbaya, SMPN 1 Tanjungbumi, SMPN 1 Klampis, SMPN 1 Kwanyar, SMPN 4 Bangkalan, serta SMPN 5 Bangkalan.

 

"Seperti SMPN 1 Kamal, SMPN 1 Arosbaya, SMPN 1 Tanjungbumi, SMPN 1 Klampis, SMPN 1 Kwanyar, SMPN 4 Bangkalan, dan SMPN 5 Bangkalan. Jumlah rombelnya banyak, tetapi pendaftarnya juga cukup banyak," jelasnya.

 

Ia menambahkan, jumlah peserta didik baru masih berpeluang bertambah karena proses pendaftaran, baik secara daring maupun luring, masih dibuka di masing-masing sekolah dalam beberapa hari ke depan.

 

Disdik Bangkalan pun belum dapat memastikan jumlah akhir peserta didik yang diterima pada tahun ajaran baru ini. Sebab, masih ada lulusan sekolah dasar yang berkesempatan mendaftarkan diri ke jenjang SMP.

 

"Kami masih belum bisa memastikan jumlah terakhir karena masih ada kesempatan mendaftar bagi lulusan SD yang akan masuk ke SMP. Apakah nantinya target bisa terpenuhi atau tidak, masih harus menunggu proses pendaftaran selesai," pungkas Muhaimin.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *