Empat Kepala OPD Sumenep Dilantik, Bupati Tekankan Integritas dan Pelayanan
- Yudie -
- 05 Sep, 2026
SUMENEP, KOMPAS —
Roda pemerintahan Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, memasuki babak baru setelah
empat jabatan pimpinan tinggi pratama yang sebelumnya belum memiliki pejabat
definitif kini terisi. Pemerintah Kabupaten Sumenep berharap pengisian tersebut
memperkuat koordinasi perangkat daerah sekaligus mempercepat pelayanan kepada
masyarakat.
Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo melantik
empat pejabat pimpinan tinggi pratama di Paseban Agung Sultan Abdurrahman
Keraton Sumenep, Jumat (4/9/2026).
Empat pejabat yang dilantik adalah Yudi Nur Sukmadianto sebagai Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol), Dadang Dedy Iskandar sebagai Kepala Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Perhubungan (Disperkimhub),
Sementara Hakiki Maulana Firmansyah sebagai Kepala Satuan
Polisi Pamong Praja (Satpol PP), serta Kamiluddin sebagai Kepala Badan
Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumenep.
Keempat organisasi perangkat daerah tersebut
memiliki bidang kerja yang bersentuhan langsung dengan kepentingan publik.
Bakesbangpol berkaitan dengan stabilitas dan kesatuan masyarakat, Disperkimhub
menangani persoalan perumahan, permukiman, dan transportasi, Satpol PP berperan
dalam ketertiban umum, sedangkan BPBD berhadapan dengan penanganan bencana dan
kondisi kedaruratan.
Bupati Achmad Fauzi mengatakan pelantikan
pejabat bukan sekadar agenda administratif. Para pejabat yang mendapat
kepercayaan tersebut diminta segera memahami persoalan di lingkungan kerjanya
dan mengambil langkah yang diperlukan untuk meningkatkan kinerja.
Menurut dia, jabatan merupakan amanah yang
harus diwujudkan melalui tanggung jawab, profesionalitas, dan integritas.
Ketiga hal tersebut dinilai penting agar kebijakan pemerintah daerah tidak
berhenti pada pemenuhan target administratif, tetapi memberikan manfaat nyata
bagi masyarakat.
Fauzi juga meminta pejabat yang baru dilantik
memperkuat komunikasi dan koordinasi, baik di lingkungan pemerintah daerah
maupun dengan pihak lain yang berkaitan dengan tugas masing-masing.
Hal itu diperlukan karena sejumlah persoalan
pemerintahan memiliki keterkaitan lintas sektor. Penyelesaiannya tidak dapat
hanya mengandalkan satu organisasi perangkat daerah.
Dengan terisinya empat jabatan tersebut,
Pemerintah Kabupaten Sumenep berharap konsolidasi birokrasi dapat berjalan
lebih efektif. Program pembangunan diharapkan dapat dilaksanakan lebih cepat,
sementara pelayanan publik menjadi semakin responsif terhadap kebutuhan
masyarakat.
Bupati kembali mengingatkan bahwa jabatan bukan
bentuk penghargaan, melainkan kepercayaan yang harus dipertanggungjawabkan
melalui kinerja.
“Jabatan ini adalah amanah. Karena itu,
laksanakan dengan penuh tanggung jawab dan berikan pelayanan yang terbaik
kepada masyarakat,” kata Fauzi.
Leave a Reply
Your email address will not be published. Required fields are marked *

