:

BMKG Peringatkan Potensi Cuaca Ekstrem di Jawa Timur, Masyarakat Diminta Tingkatkan Kewaspadaan

top-news
https://maduranetwork.id/public/uploads/images/photogallery/maanphotogallery29072024_011116_1_20240727_175229_0000.png

SUMENEP I MaduraNetwork.id - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini terkait potensi cuaca ekstrem yang dapat memicu bencana hidrometeorologi di beberapa wilayah Jawa Timur.

 

Fenomena tersebut diprakirakan berlangsung pada periode 20–29 November 2025 dan berpotensi menimbulkan hujan intensitas sedang hingga lebat, banjir, banjir bandang, tanah longsor, angin kencang, puting beliung, hingga hujan es.

 

Dalam keterangan resminya, BMKG menyebutkan sejumlah daerah yang perlu meningkatkan kewaspadaan, di antaranya Kabupaten Bangkalan, Banyuwangi, Bojonegoro, Bondowoso, Gresik, Jember, Jombang, Lamongan, Lumajang, Madiun, Magetan, Nganjuk, Ngawi, Pacitan, Pamekasan, Pasuruan, Ponorogo, Probolinggo, Sampang, Sidoarjo, Situbondo, Sumenep, Tuban, Trenggalek, serta wilayah lain seperti Kota Batu, Kota Blitar, Kota Kediri, Kota Malang, Kota Mojokerto, Kota Probolinggo, dan Surabaya.

 

Hampir seluruh wilayah Jawa Timur kini telah memasuki musim hujan, dan dalam 10 hari ke depan diprakirakan terjadi peningkatan signifikan terkait potensi cuaca ekstrem. BMKG menjelaskan bahwa kondisi ini dipicu oleh adanya pola konvergensi angin serta pergerakan gelombang atmosfer Equatorial Rossby yang melintas di Jawa Timur mulai 23 November 2025. Selain itu, atmosfer yang labil dan kaya uap air dari permukaan hingga lapisan atas mendukung terbentuknya awan konvektif pemicu hujan lebat.

 

BMKG Juanda mengimbau masyarakat serta instansi terkait agar lebih waspada terhadap perubahan cuaca mendadak. Wilayah dengan topografi curam dan rawan longsor dihimbau meningkatkan kesiapsiagaan terhadap risiko banjir, banjir bandang, jalan licin, pohon tumbang, hingga penurunan jarak pandang akibat cuaca ekstrem.

 

Masyarakat juga dianjurkan memantau informasi cuaca terkini melalui citra radar cuaca WOFI di situs resmi BMKG Juanda, serta mengikuti pembaruan peringatan dini 3 harian dan peringatan 2–3 jam sebelum kejadian yang tersedia melalui laman BMKG Juanda, media sosial @infobmkgjuanda, layanan telepon 24 jam (031) 8668989, dan WhatsApp 0895-8003-00011. (yud)

https://maduranetwork.id/public/uploads/images/photogallery/maanphotogallery29072024_011116_1_20240727_175229_0000.png

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *