:

DPRD Sumenep Dorong Penguatan Pengawasan Keuangan Daerah untuk Cegah Kebocoran PAD

top-news
https://maduranetwork.id/public/uploads/images/photogallery/maanphotogallery29072024_011116_1_20240727_175229_0000.png

SUMENEP I MaduraNetwork.id – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sumenep meminta Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep meningkatkan pengawasan dan pengendalian dalam pengelolaan keuangan daerah. Upaya tersebut dinilai penting untuk mencegah potensi kebocoran Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang dapat berdampak pada berkurangnya kemampuan daerah dalam membiayai pembangunan.

 

Ketua Komisi II DPRD Sumenep, Faisal Muhlis, menegaskan bahwa optimalisasi pendapatan daerah harus menjadi perhatian bersama. Menurutnya, semakin baik pengelolaan dan pengawasan keuangan daerah, semakin besar pula peluang peningkatan PAD yang dapat dimanfaatkan untuk mendukung berbagai program pembangunan.

 

Ia menjelaskan, tata kelola keuangan daerah harus dijalankan secara transparan, akuntabel, dan bebas dari berbagai bentuk penyimpangan. Dengan demikian, seluruh potensi pendapatan yang dimiliki daerah dapat dikelola secara maksimal demi kepentingan masyarakat.

 

“PAD merupakan tulang punggung pembangunan Sumenep. Jika pengawasannya lemah, tidak menutup kemungkinan terjadi kebocoran, baik dalam bentuk pungutan liar, ketidaktepatan penetapan target pendapatan, maupun penyimpangan dalam penyaluran dana,” kata Faisal.

 

Untuk memperkuat pengawasan tersebut, DPRD mendorong pemerintah daerah memanfaatkan sistem transaksi berbasis elektronik dalam pengelolaan keuangan daerah. Menurut Faisal, digitalisasi sistem keuangan akan membuat seluruh proses penerimaan pendapatan tercatat secara lebih tertib, transparan, dan terintegrasi.

 

Ia menilai penerapan sistem elektronik dapat memperkecil peluang terjadinya kebocoran PAD karena setiap transaksi dapat dipantau dan ditelusuri dengan lebih mudah. Selain itu, sistem digital juga memberikan kemudahan dalam proses pengawasan serta pengendalian keuangan daerah.

 

“Dengan sistem elektronik, seluruh transaksi dapat terdokumentasi dengan baik sehingga potensi kebocoran semakin kecil dan proses pengawasan menjadi lebih efektif,” ujarnya.

 

Lebih lanjut, Faisal menuturkan bahwa penggunaan sistem digital dalam pengelolaan keuangan tidak hanya berdampak pada peningkatan transparansi, tetapi juga mempermudah proses evaluasi dan monitoring. Melalui data yang tersaji secara real time, pemerintah dapat lebih cepat mengambil langkah perbaikan apabila ditemukan kendala dalam pelaksanaannya.

 

Menurutnya, manfaat dari sistem tersebut pada akhirnya akan dirasakan langsung oleh masyarakat melalui peningkatan kualitas pelayanan publik dan pembangunan yang lebih optimal.

 

Faisal juga mengungkapkan bahwa DPRD telah menyampaikan sejumlah rekomendasi kepada pemerintah daerah agar penerapan sistem elektronik dalam pengelolaan keuangan segera direalisasikan. Ia berharap langkah tersebut dapat menjadi bagian dari upaya memperkuat tata kelola keuangan daerah sekaligus meningkatkan pendapatan asli daerah secara berkelanjutan.

 

Dengan pengawasan yang lebih ketat dan dukungan teknologi digital, DPRD optimistis pengelolaan keuangan daerah akan semakin efektif, transparan, serta mampu memberikan kontribusi yang lebih besar terhadap pembangunan Kabupaten Sumenep di masa mendatang. (rba)

https://maduranetwork.id/public/uploads/images/photogallery/maanphotogallery29072024_011116_1_20240727_175229_0000.png

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *